PALEMBANG

Covid-19 Landai, Umat Muslim Antusias Shalat Idul Adha di Masjid Agung

Maknai Idul Adha Dengan Ikhlas dan Takwa

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Level Covid-19 sudah landai, umat muslim di Kota Palembang sudah bisa kembali secara beramai-ramai melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Agung Palembang pada perayaan ke 1334 H/ 2022, Minggu (10/7/2022).

Berdasarkan pantauan, umat muslim yang melaksanakan Shalat Ied di Masjid Agung sangat ramai. Pengurus masjid telah membagi tempat, bagi jamaah perempuan menempati bagian dalam masjid dan jamaah pria di halaman masjid.

Tak hanya di sekitar masjid, warga Palembang juga antusias sampai ke jalanan di Bundaran Air Mancur (BAM) sampai ke Jembatan Ampera.

Pada Idul Adha kali ini, yang betugas menjadi khatib yakni Drs Ki H Mal An Abdullah M.H.I dan imamnya Ustad H A Tarmizi Muhaimin Al Hafidz. Dihadiri oleh Walikota Palembang Harnojoyo dan Gubernur Sumsel Herman Deru.

Dalam sambutannya sebelum melaksanakan Shalat Ied, Walikota Palembang Harnojoyo bersyukur karena umat umat muslim saat ini sudah bisa kembali melakukan ibadah haji.

“Ada 1478 orang jamaah dari Palembang dan se-Sumsel 3201 orang. Semoga lancar dan sehat kembali ke tanah air,” katanya.

Harnojoyo memaknai hari raya Idul Adha yang identik dengan berkurban ini adalah bentuk keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah.

“Harta, pangkat, jabatan, keluarga, dan nyawa kita sendiri adalah titipan dari Allah, sehingga bisa kapan saja Allah ambil,” katanya.

Berkurban mengajarkan ketauhidan yang mendalam. Belajar dari Nabi Ibrahim saat harus mengurbankan Ismail, anaknya. Ini ujian keimanan dan ketakwaan.

“Bersyukurnya kita saat ini Kurban dengan hewan ternak. Ibadah kurban untuk menjaga fitrah umat muslim menjadi lebih suci,” katanya.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, berdasarkan pantauan ya ada peningkatan jumlah pemotongan hewan kurban baik sapi atau kambing yang sangat tinggi.

BACA JUGA  Tulisan Running Text Berbau Pornografi, Ini Penjelasan Lurah Kemuning 

“Artinya, semangat berbagi yang begitu baik di sela-sela keterhimpitan karena Covid yang baru saja terjadi penurunan, bukan berarti Covid sudah sirna, kita harus tetap bersyukur,” katanya.

Reporter : Pitria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button