INFO HAJI 2024

Selamat Tinggal Mina

MAKLUMATNEWS.comSelamat Tinggal Mina ! Meski tak terucapkan secara lahir, Mina tentu membawa kenangan tersendiri bagi jamaah haji. Sebab selama tiga hari, khususnya yang mengambil nafar tsani,  mereka mabit (bermalam) di Mina untuk melakukan ibadah melontar tiga jumrah. Kini kota Mina sudah ditinggalkan oleh seluruh jamaah haji tahun 2022 atau 1443 H, untuk menuju kembali kota Mekkah melakukan rukun haji berikutnya yakni tawaf, sa’i dan tahalul, bahkan ada rombongan jamaah yang sudah melakukan tawaf wada (perpisahan), Senin 11 Juli 2022.

Selama di kota Mina, para jamaah haji yang berdatangan dari seluruh penjuru dunia setelah wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifa, melakukan ibadah lempar jumrah  masing-masing tujuh kerikil dimulai tanggal 10 Zulhijjah hingga hari tasyrik yakni 11, 12, dan 13 Zulhijjah. Adapun ketiga jumrah tersebut adalah Jumroh Ula, Jumrah Wustha, dan Jumrah Aqabah. Biasanya jamaah berjalan kaki cukup jauh melewati beberapa terowongan Mina menuju kawasan jumrah dari tenda pemondokan. Jumlah batu yang dikumpulkan sebanyak 70 atau 49 butir. Jika jamaah berencana mengambil nafar tsani, menginap selama tiga hari, maka dipersilakan mengambil 70 butir kerikil. Jika berencana menginap selama dua hari atau nafar awal,  maka kerikil yang diambil berjumlah 49 butir.

Ritual lempar jumrah, sebuah ritual yang meniru jumrah Nabi Ibrahim terhadap setan di tiga tempat, di mana dia dikatakan telah muncul mencoba untuk mencegahnya dari mematuhi perintah Allah SWT untuk mengorbankan putranya Ismail.

Sementara itu, pihak berwenang Arab Saudi mengumumkan bahwa 50 persen jamaah haji telah meninggalkan Mina pada Senin, 11 Juli 2022  setelah melakukan ritual mereka, sementara jamaah yang tersisa akan tinggal satu hari lagi di Mina dan akan kembali pada Selasa, 11 Juli 2022 setelah menyelesaikan ritual lempar jumrah mereka.

BACA JUGA  Sejuta Jamaah Haji Wukuf di Padang Arafah

Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci telah menyiapkan sistem pelayanan terpadu untuk memperlancar pelaksanaan ibadah tawaf. Ini dengan tindak lanjut dari Syekh Abdul Rahman Al-Sudais, kepala kepresidenan, yang telah mengerahkan sumber daya manusianya, termasuk 500 pekerja, untuk mengelola dan mengatur kerumunan, dan itu bekerja sama dengan otoritas keamanan di dalam Masjidil Haram.

Sekitar 50 persen jamaah haji sebelumnya telah meninggalkan kota tenda Mina setelah menyelesaikan ritual jamarat ke Makkah untuk melakukan tawaf wada atau tawaf perpisahan untuk menandai berakhirnya haji. Peziarah memulai ritual lempar jumrah sore ini dengan tertib dan damai.

Setelah mencapai akomodasi mereka di Mina, peziarah mengemasi barang bawaan mereka dan naik bus yang membawa mereka ke Makkah untuk melakukan Tawaf perpisahan.

Sebagian besar jamaah domestik akan meninggalkan Makkah pada Senin (11/7/2022) setelah melakukan tawaf wada, sementara jamaah asing akan tinggal kembali untuk beberapa waktu tergantung pada jadwal penerbangan keberangkatan mereka. Mereka akan melakukan tawaf wada sebelum meninggalkan Makkah.

Para peziarah terlihat dalam suasana euforia setelah menyelesaikan perjalanan spiritual seumur hidup mereka. Beberapa peziarah mengungkapkan kegembiraan mereka karena mendapatkan kesempatan baik dan berkah ilahi untuk berada di antara jumlah tamu Tuhan yang terbatas.

Mereka memuji upaya luar biasa yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi yang dipimpin Penjaga Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad Bin Salman, serta Kementerian Haji dan Umrah dan semua lembaga yang terlibat dalam ibadah haji untuk layanan yang membantu mereka melakukan ritual mereka dengan mudah dan nyaman. Mereka meminta Tuhan untuk menerima haji mereka dan memberi penghargaan kepada semua orang yang berkontribusi pada kelancaran pelaksanaan haji. (*)

BACA JUGA  Mustafa Husin Syatri, Jemaah Haji Kloter 7 Embarkasi Palembang Meninggal di Madinah

Editor : Aspani Yasland

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button