LIFESTYLE

Ciri-ciri Online Shop Palsu Agar Terhindar dari Penipuan

MAKLUMATNEWS.com – Semenjak Covid-19, transaksi online shop semakin meningkat. Para pedagang yang biasa menjual barang dagangan di ruko ataupun pasar, kini banyak beralih berjualan di online atau biasa disebut online shop. Pembeli bisa memilih dan memesan kebutuhannya di online shop dimanapun berada, selama dalam jangkauan internet. Dalam melakukan transaksi, pembeli tinggal menunggu barang dikirim oleh online Shop.

Dibalik segala kemudahan, belanja di online shop rentan penipuan, sehingga pembeli harus tetap waspada dan teliti sebelum melakukan transaksi. Banyak sekali pembeli barang di online yang ditipu, apa yang dipesan tidak sesuai dengan apa yang dikirim oleh penjual. Nah maka dari itu, ada beberapa ciri-ciri online shop penipu atau abal-abal yang perlu kamu ketahui agar tehindar dari penipuan yang serupa.

1. Testimoni pembeli meragukan

Pembeli yang pernah membeli dan puas dengan pelayanan serta produk sebuah online shop akan memberikan testimoni . Online shop palsu tidak memiliki review atau testimini positif (bintang 4 ke atas) dari pembeli. Malah kebanyakkan testimoni negatif mengenai ketidakpuasan pembeli terhadap produk yang dipesan.

2. Menawarkan harga jauh di bawah pasar

Trik online shop palsu adalah memberikan harga super murah. Jebakan harga murah atau promosi menarik yang tentunya menarik masyarakat awam yang belum mengerti cara kerja E-Commerce, online shop abal-abal ini akan menarik minat dan akhirnya menjadi korban penipuan.

3. Meminta transfer dana/DP

Setelah memberikan rayuan kepada pembeli dengan memberikan harga pada produk yang super murah, online shop palsu akan mengelabui korban dengan meminta transfer DP (tanda jadi membeli barang). Jika menggunakan fitur e-commerce, maka online shop palsu akan memberi rekening milik pribadi, bukan rekening bersama.

BACA JUGA  Diduga Promosikan Situs Judi Online, Aktris Amanda Manopo Diperiksa Polisi

Waspadalah dan jangan langsung transfer uang jika kamu ragu-ragu. Mintalah agar bisa transfer ke rekening bersama.

4. Memakai jalur komunikasi non resmi

Online shop asli akan berkomunikasi dengan jalur resmi yang disediakan e-commerce. Kamu patut curiga jika ada yang menggunakan jalur komunikasi di luar layanan tersebut.

Biasanya nomor telepon atau WhatsApp digunakan sebagai pilihan komunikasi toko online palsu.
Tujuannya agar aktivitasnya tidak mudah terpantau. Jika kamu menuruti permintaan tersebut, kamu akan kesulitan mendapat bukti jika ingin menggugat penipuan tersebut.

5. Mematikan kolom komentar

Kamu patut curiga jika online shop mematikan kolom komentarnya di media sosial seperti Instagram. Instagram memang menyediakan fitur off comment yang biasa digunakan online shop palsu supaya tidak ada korban yang berkomentar di publik.

Kamu juga harus curiga jika ada online shop yang sama sekali tidak ada komentarnya padahal followersnya lumayan banyak. Bisa jadi followers fiktif atau folloer palsu yang tidak aktif dari hasil membeli.

6. Tidak ada keterangan alamat toko offline

Walaupun berjualan hanya lewat online, mustahil sebuah online shop tidak memiliki toko offline. Meskipun itu hanya sekedar alamat rumah, kost-kostan, atau kontrakan bahkan sekedar kota asal toko tersebut.

Sebaiknya kamu berpikir dua kali untuk berbelanja jika ada toko online yang berbelit-belit memberi alamat toko offline-nya. Bisa jadi itu online shop abal-abal.

 

Itulah tadi beberapa ciri-ciri online shop penipu. Tetap waspada dalam berbelanja agar tidak menjadi korban penipuan selanjutnya!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button