OPINI

Amal Qura’ni Jariyah Akhirat”

Oleh : Dr.Silvia Assobru..

MAKLUMATNEWS.com,Palembang–Al Qur’an adalah sumber segala ilmu. Baik itu ilmu umum, maupun ilmu agama. Anak usia dini sebagai generasi yang berjiwa qur’ani akan membuat pendidikan menjadi lebih baik.Sebagai umat muslim, kita dianugerahkan kitab suci Al Qur’an untuk menyempurnakan petunjuk-petunjuk Allah agar kita mencapai kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat.
إِقْرَؤُالْقُرْاآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهْ
Artinya : ”Bacalah kamusekalian Al Qur’an, karena sesungguhnya Al Qur’an itu akan datang pada Hari Kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya”. (HR. Ahmad dan Muslim)
Al-Qur’an berperan untuk memberikan syafaat kepada yang membaca dan mengamalkannya, seorang Muslim memiliki kewajiban untuk mampu belajar membaca Alquran, Kitab Allah yang tidak ada keraguan didalamnya. Dalam tawarannya, Allah SWT memberikan motivasi dan optimisme. Di mana Al-qur’an mudah dibaca dan dihafal, itu adalah garansi dari Allah SWT. Allah berfirman: “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-qur’an untuk pelajaran maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS al-Qamar : 17)
Di tengah maraknya kenakalan anak dan remaja, memiliki anak yang berbakti kepada orang tua merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi jika anak tersebut sedang atau sudah menjadi seorang hafiz atau penghafal Al-Qur’an. Banyak sekali keutamaan menjadi penghafal Al-Qur’an.Banyak sekali hal yang bisa ditempuh untuk dapat membuat anak mampu menghafalkan Al-Qur’an dengan baik. Salah satunya adalah dengan terus mendekatkan anak dengan Al-Qur’an dan belajar mencintai dari kebiasaan tersebut. Dengan terus berusaha mencintai Al-Qur’an, secara otomatis kita juga selalu mengingat dan mencintai Allah Swt.
TPQ As Shobur berupaya mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak Qur’ani, tidaklah mudah dengan visi yang di gaungkan tetapi jika dijalani dengan Konsisten dan ijtihad makan tidak ada yang tidak mungkin. Dengan zaman yg semakin maju, juga setelah covid Handphone menjadi alat penting dalam keseharian anak-anak untuk memudahkan pembelajaran di sekolah, kebiasaan ini jugalah yang membuat anak-anak semakin malas dengan mengaji dan menghafal Al Qur’an. Saudaraku…….Yang dibutuhkan anakmu bukanlah kecerdasan dan kejeniusan, tapi yang dia butuhkan adalah pengorbananmu untuk meluangkan waktumu, menemani, mengajari dan membimbingnya untuk menghapalkan al-Qur’an

BACA JUGA  Hukum Adat Sebagai Sarana Pengendalian Sosial

 

“KEUTAMAAN MENGHAFAL AL QUR’AN”
1. Akan ditemani oleh malaikat
Malaikat sangat terkagum-kagum kepada orang yang menghafal quran, sehingga malaikat pun berebut kemuliaan kepada sang maha kuasa melalui perantara orang yang mengahafal quran.

2.Kedua, menjadi sebaik-baik manusia
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Quran dan mengajarkannya” (HR. al-Bukhari)

3. memperoleh ketenangan jiwa, kecerdasan dan mendongkrak prestasi belajar.
Semakin sering membaca Al-Qur’an ternyata melatih juga peningkatan otak dalam mencerna informasi. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa orang yang pandai menghafal punya kecerdasan yang baik. Terbukti dengan mereka rajin menghafal, mereka juga akan lebih mudah mengingat hal-hal kecil yang mereka harus ingat.

4. Orang lain boleh iri padanya

“Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Alquran kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ’Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat” (HR. Bukhari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button