MUSI RAWAS

Dukungan Penuh Pemda Menjadi Pertimbangan Utama Kabupaten Mura Kembangkan Program Smart City

MAKLUMATNEWS.com, MUSI RAWAS-Perwakilan Kementrian Komimfo Pusat, Acu Viarta Kartabi, menegaskan banyak faktor yang menyebabkan Kabupaten Musi Rawas (Mura) ditunjuk menjadi Kabupaten mengembangkan program-program smart city. Pertama dukungan penuh dari Pemda Mura, dukungan dinas terkait, keterpaduan antara organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kolaborasi OPD dengan Komimfo dapat dukungan Pemda. Itu yang menjadi pertimbangan utama menetapkan Kabupaten Mura untuk dilakukan panduan terkait penyusunan dokumen awak, master plan smart city,”ucapnya kepada awak media usai pembukaan bimbtek penyusunan master plan smart city, Senin (12/9/2022).

Dijelaskannya bahwa Kabupaten Mura sudah melaksanakan assesment tahun 2021 lalu. Dan kami juga sudah menyampaikan beberapa persyaratan dan indikator kesiapan yang sekiranya menjadi pondasi awal dalam percepatan smart city.

Nah hasil assesmen tahun 2021 lalu di eksekusi tahun 2022 ini. Dan hasil asesmen itu menunjukan salah satu kabupaten/kota yang siap untuk mengakselerasikan program smart city Kementrian Komimfo dari Kementrian adalah Kabupaten Mura.

Kalau ditanya mengapa dari 17 kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dipilih Kabupaten Mura? Dasarnya kata Acu, kesiapan dari dukungan Pemda. Pada saat asesmen itu kami mendapat dukungan dari Pemda. Kemudian dukungan dari dinas terkait. Disini leadnya Komimfo. Kami juga melihat dari beberapa kebutuhan program-program yang berkaitan dengan teknologi informasi terutama yang berbasis aplikasi yang dukung percepatan pelaksanaan di Kabupaten Mura.

Kemudian keterpaduan antar OPD cukup solid. Kenapa ? Karena kegiatan ini di ketuai Komimfo tetapi melibatkan seluruh OPD. Oleh karena itu kolaborasi OPD dengan Komimfo dapat dukungan dari Pemda.Itu menjadi pertimbangan utama. Karena dari Komimfo pusat untuk menetapkan bahwa hasil proses asesment itu dilakukan tahun ini untuk dilakukan panduan terkait penyusunan dokumen awal master plan smart city.

BACA JUGA  Tim Gugus Tugas KLA DPMDP3A Gelar Rakor Persiapan Verifikasi Lapangan Hybrid  

Ditambahkannya untuk pendanaan master plan smart city di danai Pemerintah Pusat. Baik pendampingan, tenaga ahli dan administratif. Namun kegiatan yang melibatkan pemda seperti FGD, konsultasi dengan OPD mendapat dukungan penuh dari Pemda.
“Jadi kami di Pemerintah Pusat perlu dukungan Pemda. Karena kami berhadapan dengan OPD, Forkompinda. Saya kira semuanya sangat solid. Kami memutuskan Kabupaten Mura didorong untuk menyusun master plannya,”jelasnya.

Jika bicara implementasi? Implementasinya untuk masyarakat percepatan di dalam program-program yang sudah disusun oleh Pemda.
“Kita tahu ada beberapa dokumen yang menjadi acuan smart city. RPJPD, RPJMD, Renstra OPD, Renja, RAKPD,” jelasnya.
Nah itu semua, kami evaluasi program-program yang kami masukan dalam indikator smart city itu. Sebenarnya program merupakan gabungan dari inovasi teknologi informasi dengan menggunakan beragam aplikasi untuk mempercepat literasi dan akselerasi daripada program yang dibuat oleh pemda. Jadi buat masyarakat kepentingan utama, bagaimana program yang sudah disusun bisa terlaksana, bisa dampaknya sangat besar. Karena ya itu tadi ada dukungan informasi dan inovasi.

Sementara itu Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, mengatakan, program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City), adalah salah satu program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang bekerja sama dengan beberapa Kementrian dan Kantor Staf Presiden.

Dimana, Gerakan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi Informasi dan komunikasi, dalam ekosistem Smart City.

Dikatakannya publik dan layanan Konsep smart city sendiri, untuk mengintegrasi Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK), dan berbagai perangkat Internet of Things (IoT), untuk mengoptimalkan layanan daerah.

Dan terhubung dengan masyarakat, sehingga memudahkan pemerintah , memantau infrastruktur dan fasilitas daerah hingga peristiwa yang terjadi secara real time.

BACA JUGA  Peringati Hari Pahlawan,  50 Veteran di MURA Dapat Santunan

Untuk itu, Bupati berharap, dengan penandatanganan komitmen bersama menuju Smart City Kabupaten Mura pada hari ini, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dapat dimaksimalkan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Mura. (Wan Asri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button