OKU SELATAN

Mengisi Materi Wawasan Kebangsaan di Kampus STIT Darul Huda Muaradua,Ini Pesan Kasat Intel Polres OKUS

MAKLUMATNEWS.com, OKUS – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Huda Muaradua Kabupaten OKU Selatan yang beralamat di Desa Rantau Panjang Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan menggelar kegiatan seminar Wawasan Kebangsaan, pada Sabtu 17 September 2022.

Pengisi materi wawasan kebangsaan dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres OKU Selatan, IPTU Andi Bintoro, SH.

Kasat Intelkam Polres OKU Selatan IPTU Andi Bintoro SH dalam materinya menyampaikan, bahwa Wawasan Kebangsaan dimaknai sebagai cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi Pancasila, UUD 1945  Bhineka TunggalIka, guna mewujudkan cita-cita Bangsa dan Negara, komitmen kebangsaan bertujuan agar setiap warga negara Indonesia memiliki pemahaman serta kemampuan untuk mengembangkan pengetahuan sikap dan keterampilan.

Juga perlu dipahami bersama bahwa Komitmen kebangsaan terdiri dari 4 konsesus dasar bangsa yakni Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945 dan NKRI, Negara terdiri dari 3 unsur ,wilayah, pemerintah dan rakyat.

Adapun yang menjadi Perubahan dalam ancaman negara yaitu konvensional, Invasi Militer, ancaman non militer, terorisme, narkoba, human trafficking, Radikalisme , separatisme, pornografi; ilegal loging ,ilegal fising, Serangan cyber(medsos), kartel, mafia perdagangan dan korupsi.

IPTU Andi berharap kedepannya, agar kita bisa saling menjaga dan saling mengingatkan bahwa kita akan di hadapkan dengan tantangan bangsa diantaranya, pemahaman dan penghayatan 4 konsensus dasar bangsa yang masih rendah, rasa memiliki terhadap bangsa dan negara masih lemah, dan sebagai generasi muda cenderung terpengaruh gaya hidup, serta Pembelaan terhadap negara belum optimal ( perlu Upaya bela negara sesuai pasal 27 (3) dan pasal 30 ayat (1)UUD 1945).

Masih menurut IPTU Andi saat ini peran medsos menjadi bagian penting dari suatu Negara, namun bersosmed juga memiliki kerawanan yang lebih besar dibandingkan konservatif, dimana dalam bersosmed ada tiga hal penting yang harus di ketahui yakni, intoleran, radikalisme pro kekerasan, dan cyber crime.

IPTU Andi juga menjelaskan perlunya memahami bahaya paham radikalisme, paham yang melekat terhadap seseorang atau kelompok yang mengusung ideologi yang bukan pada ideologi Bangsa ini.

IPTU Andi juga mengajak mari kita tumbuhkan kesadaran akan pentingnya bela negara, bela negara merupakan hak dan sekaligus menjadi kewajiban untuk seluruh warga Negara Indonesia dalam bernegara maupun dalam menghadapi ancaman dan tantangan yang sedang di hadapi Bangsa.

Kepada mahasiswa IPTU Andi juga berharap agar mempunyai jiwa dan rasa memiliki yang tinggi terhadap Negeri ini, serta bisa menolak ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, ia juga mengatakan membangun persaudaraan toleransi kerukunan dan harmoni, Mempersiapkan diri dengan baik sebagai agen perubahan sehingga bisa mengangkat harkat dan martabat Bangsa Indonesia.

IPTU Andi juga berpesan,Berjiwa merah putih,Berani Jujur ,Hebat kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat diperbaiki dengan pengalaman tetapi kurangnya kejujuran akan sulit untuk di perbaiki.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Yayasan Pondok Pesantren Darul Huda,Agus Salim S.Pd., MM, Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Huda Muaradua, DR. Saipul Umar, S.Pd.,M.Si, Kasat Intelkam Polres OKU Selatan Iptu Andi Bintoro SH, Ps. Kanit Sosbud Sat Intelkam, Bripka Rendy Juwansyah, SE, Ketua IWO Kab. OKU Selatan, Ani Kurniawati, Ketua panitia PKKMB STIT Darul Huda Muaradua, Kepala Dinas Perpustakaan Juproni, dan para Dosen Akademika STIT Darul Huda Muaradua serta dinikuti oleh para Calon Mahasiswa STIT Darul Huda Muaradua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button