KELUARGA

Viral Drama Perceraian Dikalangan Bupati

MAKLUMATNEWS.com – Di Sumatera Selatan (Sumsel), Bupati Banyuasin Askolani tiba-tiba mengumumkan dirinya sudah resmi mentalak istrinya, Sri Fitriyanti, sementara di Provinsi Jawa Tengah, Bupati Purwakarta  Anne Ratna Mustika  cukup mengejutkan telah menggugat cerai suaminya Dedi Mulyadi, yang juga mantan Bupati Purwakarta yang saat ini menjadi Anggota DPR RI.

Drama rumah tangga kedua keluarga bupati ini, memang sama sekali tidak disangka-sangka. Sebab selama ini, penampilan Bupati Askolani dan istrinya serta Bupati Anne dan suaminya, relatif harmonis di hadapan publik.

Bupati Anne dengan segala kesibukannya dalam memimpin rakyat Purwakarta justru memilih menjadi janda setelah dikaruniai tiga  orang anak.

Lalu apa alasan Bupati Anne bertindak demikian?  Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, Asep Kustiwa, membenarkan gugatan cerai ibu bupati tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya telah menerima gugatan cerai dari perempuan yang akrab disapa Ambu Anne terhadap Kang Dedi Mulyadi..

“Betul (gugatan cerai) atas nama Hj. Ane Ratna Mustika, Bupati Purwakarta.

Diajukan tanggal 19 September 2022 kemarin,” kata Asep sebagaimana dikutip dari makasar.tribunnews.com.

 

Asep mengungkapkan, gugatan cerai tersebut sudah terdaftar di Pengadilan Agama Nomor Register: 1662/Pdt.H/2022/PA.Pwk tertanggal 19 September 2022.

Sampai disini belum terungkap secara terang benderang cerita dibalik gugatan cerai Bupati Anne ini. Namun lain lagi kisah perceraian Bupati Banyuasin Askolani. Sebab musababnya jelas dan terang benderang. Bahkan orang nomor satu di daerah lumbung beras Sumsel ini, yang mengungkapkan di tengah publik, disaat dirinya bersama rakyat mengadakan syukuran 4 tahun kepemimpinannya.

Ternyata Askolani dan Fitri sudah tiga bulan pisah rumah sebelum gugatan cerai itu diumumkan Askolani.

BACA JUGA  Menjaga Haibah Suami Sebagai Pemimpin Keluarga Adalah Tanda Cinta Seorang Istri

“Sejak Juli sudah pisah rumah, saya pulang ke rumah orang tua saya di Macan Kumbang (Palembang),” tutur Fitri kepada detikSumut, Rabu, 21 September 2022.

Fitri mengaku sudah tak kuat lagi tinggal bersama Askolani, meski selama ini dia berusaha mempertahankan rumah tangganya. Dia juga membenarkan bahwa telah ditalak Askolani sejak April lalu.

Sejak April hingga Juli dia bertahan tinggal di rumah dinas Askolani karena memikirkan masa depan putranya.

“Saya kemarin itu bertahan di rumah itu sebenarnya memikirkan anak kami,” imbuh dia.

Selama pisah rumah dengan Askolani dan tinggal di rumah orang tuanya di Macan Kumbang, Palembang, Fitri mengaku masih menunggu itikad baik Askolani untuk memberikan klarifikasi soal hubungan dengan Nova Yuliani, perempuan asal Jakarta yang mengaku istri sah Askolani dan melaporkannya ke Polda Sumsel.

Namun kenyataannya, sampai saat ini Askolani tak kunjung memberi penjelasan kepadanya, maupun orang tuanya.

“Saya di sana sambil menunggu klarifikasinya dengan Nova, tapi ternyata tidak ada klarifikasi sama sekali,” ujar Fitri.
Dia juga mengaku alasannya meninggalkan rumah dinas sejak tiga bulan lalu dikarenakan hubungannya dengan Askolani sudah tidak harmonis, karena Askolani yang diduga hendak menikah lagi.

“Dan saya memang meninggalkan rumah (rumah dinas) itu karena kami sudah sering ribut-ribut. Intinya dia itu nggak mau diatur dan dia sampai ngomong ke saya bahwa kalau misalkan dia mau nikah lagi itu tidak perlu izin dari saya. Saya merasa itu sudah masuk ranah harga diri ya, karena sebagai perempuan yang jelas kita punya harga diri lah,” jelasnya.

Sementara, kuasa hukum Askolani, Dodi Irama menyebut kliennya telah bercerai secara agama dengan Fitri jauh sebelum Nova melaporkan Askolani.

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Terima Kasih, Palestina!

“Diceraikan secara agama sejak meninggalkan rumah April 2022. Tanggal 30 Juli 2022 saudara Nova melaporkan ke Polda Sumsel,” kata Dodi.(*)

Editor :  Aspani Yasland

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button