PAGARALAM

Beruang Madu Masuk Perkampungan Rumah Ketua RT Jadi Sasaran

MAKLUMATNEWS.com – PAGARALAM- Warga Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan tepatnya warga Dusun Suka Rami Kelurahan Muara Siban Kecamatan Dempo Utara dihebohkan dengan kemunculan Beruang Madu yang masuk di perkampungan warga hingga merusak rumah Ketua RT.

Beruang Madu tersebut bukan hanya membuat warga sekitar merasa tidak nyaman tetapi warga juga menjadi resah, pasalnya salah satu rumah yang warga yakni rumah Ketua RT rusak akibat cakaran beruang tersebut.

Kemunculan Beruang Madu ini sudah beberapa kali terlihat oleh warga akan tetapi baru-baru ini rumah warga yang menjadi sasarannya yakni rumah Ketua RT setempat.

Kali ini, bagian dapur rumah milik Midaris Ketua RT 02, RW 01 Dusun Sukarami, Kelurahan Muara Siban menjadi rusak.

Midaris Ketua RT 02 Dusun Sukarami, Kelurahan Muara Siban, Kecamatan Dempo Utara mengungkapkan kronologi kejadian beruang madu merusak rumahnya.

“Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu 24 September malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Pada saat kejadian rumah sedang kosong,” ungkapnya

Midaris menuturkan, bahwa pada saat peristiwa tersebut ia sedang berada di Rumah Produksi Kopi, dan rumah pribadi miliknya dalam keadaan kosong.

Pada sekira pukul 20.00 WIB ia mendapat telpon dari tetangga bahwa bagian dapur rumahnya mengalami kerusakan.

“Banyak bekas cakaran di dinding kayu, selain merusak bagian dapur, beruang tersebut juga mengambil gula dan merusak gudang untuk mencari semut,” tutur Midaris.

Sebelumya, Midaris sudah mengetahui bahwa ada kawanan Beruang Madu sudah masuk pemukiman. “Diprediksi ada tiga beruang yang masuk kerumah saya,” ungkapnya.

Terkait hal ini Kapolsek Kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam AKP Zaldi melalui Babikamtibmas Kelurahan Muara Siban Bripka Sutikno, menyampaikan bahwa setelah mendapat informasi adanya kemunculan Beruang Madu pihaknya langsung bergerak.

BACA JUGA  Pemkot Pagar Alam Matangkan Persiapan Rakor Komwil APEKSI Tahun 2023 

Babikamtibmas melakukan antisipasi serta memasang perangkap untuk menangkap hewan buas ini jika kembali masuk perkampungan warga.

“Untuk saat ini kita pasang perangkap, sebagai upaya untuk menangkap beruang ini jika kembali masuk kampung, kemudian masyarakat juga kita imbau untuk terus waspada, ” pungkas dia. ***

Reporter : Lian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button