PAGARALAM

Buntut Kenaikan Harga Kedelai, Pengusaha Tahu Rumahan di Pagaralam Terpaksa Berhenti Produksi

MAKLUMATNEWS.com – PAGARALAM- Dampak kenaikan harga kedelai beberapa pengusaha tahu rumahan di Kota Pagar Alam terpaksa menghentikan sementara produksinya.

Tingginya harga kedelai membuat pengusaha tahu rumahan di Pagar Alam memutuskan untuk tidak melakukan produksi.

Harga kedelai yang merupakan bahan baku untuk membuat tahu ini terus melambung tinggi hingga saat ini, hal ini inilah yang membuat pengusaha tahu berhenti produksi.

Firman, salah seorang pengusaha tahu rumahan di Kampung Mekar Jaya Swakarya Rt 24 RT 07 Kota Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kelurahan Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah meliburkan pekerjanya sementara, terhitung mulai tanggal 17 Oktober 2022.

Pengusaha tahu Firman saat ditemui media ini dilokasi produksi tahu miliknya, mengatakan bahwa hal tersebut tersebut berkaitan dengan dampak dari kenaikan harga kedelai.

“Karena kenaikan harga kedelai ini memang cukup lumayan juga, tentunya sangat terasa bagi kami. Harga kedelai telah mengalami kenaikan sejak tiga bulan yang lalu,” ujarnya, Santu (22/10/2022).

Dikatakan Firman, dirinya mengaku mulai merasakan kenaikan tertinggi pada awal bulan Oktober 2022.

Kata Firman, saat ini harga kedelai mencapai Rp13 ribu per Kg nya, sedangkan perkarungnya mencapai harga Rp600 ribu. Jika masih memproduksi tahu dipastikan harga juga akan dinaikan.

“Tiga bulan lalu sudah naik. Tiga minggu lalu mulai naik drastis. Mau enggak mau (tahu) harus kami naikan harganya,” ujarnya.

Firman mengatakan, sebenarnya masyarakat dapat mengetahui akan terjadi kenaikan pada produksi pangan dengan bahan baku kedelai ini.

Maka jika kenaikan harga tahu diterapkan sebenarnya masyarakat juga tidak akan terkejut lagi, akan tetapi kemungkinan jumlah produksi akan berkurang.

BACA JUGA  Warga RW 03 Kampung Melati Kota Pagarlam Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Dirinya berharap pemerintah dapat menurunkan harga bahan baku untuk membuat tahu yakni kedelai.

“Tentunya dari pengusaha tahu dan tempe di Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) agar Pemerintah menurunkan kembali tingginya harga kedelai saat ini,” pungkasnya. ***

Reporter : Lian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button