PENDIDIKAN

SDIT Al Furqon Sudah Jalan di Tahap Aksi  Pelaksanaan Kurikulum Merdeka P5

MAKLUMATNEWS. com,  Palembang — Yayasan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Furqon yang menjadi salah satu sekolah terpilih sebagai sekolah penggerak dan menjadi percontohan di kota Palembang dalam Implementasi penerapan kurikulum merdeka.

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler dari kurikulum merdeka yang wajib dilaksanakan. Ada Enam indikator yang akan dikembangkan pada peserta didik, beriman kepada Allah dan berakhlak mulia, bernalar kritis,berkebinekaan global, mandiri, gotongroyong dan kreatif.

Wakil Kurikulum SDIT Al Furqon, Mona Moulyana, M.Pd mengatakan Sekolah saat ini sudah memasuki tahap aksi pada pelaksanaan P5, terdapat empat tahapan yaitu tahap pengenalan, tahap kontekstualisasi, tahap aksi dan tahap refleksi dan tindak lanjut. Dimana keseluruhan tahapan tersapat 16 aktivitas.

“Sekarang sudah masuk tahap aksi P5, Adapun aktivitas  yang dilakukan pada tahap ini yaitu seperti Membuat draft poster, Finalisasi poster, membuat menu makanan tradisional, membuat draft presentasi, membuat draft persiapan membuat makanan tradisional , simulasi festival makanan tradisional serta yang terakhir acara akbarnya yaitu festival makanan tradisional,”katanya.

Lalu, bagaimanakah aktivitas yang dilakukan siswa pada tahap aksi tersebut? Berikut merupakan informasi kegiatannya.

1. Membuat Draft Poster
Membuat draft poster ini merupakan aktivitas ke-9 dimana pada kegiatan ini  guru melakukan diskusi dengan peserta didik terkait kegiatan projek yang sudah dilakukan. Guru bertanya tentang pengalaman peserta didik saat berkunjung ke tempat narasumber yang kemudian Peserta didik berdiskusi dalam kelompok membahas informasi yang didapat dari hasil kunjungan. Lalu guru akan memperlihatkan beberapa contoh poster yang sudah disiapkan dan melakukan diskusi secara  klasikal terkait hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat poster yang akan dibuat oleh siswa.

Kemudian guru menugaskan siswa untuk melakukan brainstorming (curah ide) per kelompok terkait isi poster yang akan dibuat berdasarkan informasi yang didapat dari hasil diskusi. Setelah mendapat ide siswa lanjut membuat draft poster pada kertas A4 yang sudah disiapkan.

2. Finalisasi Poster
Pada aktivitas ke-10 ini guru akan meninjau kembali draft poster yang sudah dibuat peserta didik pada aktivitas sebelumnya kemudian memberikan masukan untuk perbaikannya. Kemudian pada kegiatan tersebut siswa memindahkan draft poster pada kertas ukuran A4 atau kertas karton, kemudian menghiasnya dengan menggunakan alat pewarna yang mereka punya.

Saat siswa melakukan kegiatan, guru dapat melakukan observasi sembari memberikan penilaian pada kinerja setiap anggota dalam kelompok. Diakhir kegiatan masing-masing kelompok mempresentasikan hasil poster yang dibuatnya, kemudian poster tersebut akan  dipajang pada ruangan yang akan digunakan untuk kegiatan festival makanan tradisional.

3. Membuat Menu Makanan Tradisional
Pada aktivitas ke-11 ini siswa akan melakukan demonstrasi atau tutorial serta menjelaskan cara memasak menu makanan tradisional yang dipilihnya baik alat yang digunakan untuk memasak serta bahan-bahan yang akan digunakan.

Untuk kegiatan ini dilakukan dirumah siswa masing-masing dimana proses rekam tutorial dapat dibantu oleh orang tua. Selain kegiatan dirumah Kegiatan demonstrasi ini bisa juga diganti dengan kegiatan berkelompok membuat makanan tradisional. siswa diminta untuk membawa alat dan bahan yang diperlukan ke sekolah kemudian mempresentasikannya di depan kelas.

4. Membuat Draft Presentasi
Pada kegiatan aktivitas 12 ini guru sebelumnya sudah menyiapkan alur kegiatan festival yang akan dilakukan, serta telah menentukan kriteria penulisan pada peserta didik untuk menjadi acuan saat membuat draft presentasi. Kegiatan ini dilakukan siswa secara mandiri.

BACA JUGA  Universitas PGRI Palembang Siap Buka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Kedokteran

Sebelumnya guru menginformasikan hal-hal yang perlu disampaikan oleh peserta didik seperti mengenalkan nama makanan yang dibuat, alat bahan, cara membuat serta kelebihan dari makanan tersebut. Setelah itu siswa membuat draft presentasi pada lembar yang sudah disiapkan guru.

5. Membuat Draft Persiapan Membuat Makanan Tradisional
Pada aktivitas 13 ini siswa akan mempersiapkan draft alat-alat yang nantinya diperlukan ketika memasak, serta bahan – bahan yang digunakan untuk memasak makanan tradisional. Sehingga ketika puncak tahap aksi yaitu pada acara festival siswa sudah siap untuk memasak.

6. Simulasi Festival Makanan Tradisional
Pada aktivitas ini kegiatan yang dilakukan siswa yaitu gladi bersih atau latihan sebelum adanya acara festival sehingga pada saat acara puncak festival kegiatan berjalan lancar.

Pada simulasi ini siswa akan berlatih cara mempresentasikan yang baik dan sopan mengenai makanan tradisional yang dibuatnya mulai dari nama makanan, ciri khas, makna dan kegunaannya serta cara membuat makanan tersebut. untuk presentasi sendiri akan dilakukan
oleh siswa perwakilan kelasnya masing – masing.

7. Festival Makanan Tradisional
Aktivitas 15 ini merupakan aktivitas puncak dari tahap aksi sehingga pada aktivitas ini akan diadakan acara di SDIT Al Furqon dimana akan ada pertunjukan bertemakan makanan tradisional serta siswa nantinya akan memasak makanan tradisional, kemudian setelah selesai hasil masakan akan dipamerkan serta akan dinilai serta diuji rasanya oleh guru maupun juri.

Reporter : Tri Jumartini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button