PENDIDIKAN

Membanggakan, SDIT Al Furqon Akan Gelar Festival Makanan Palembang Karya P5 2022 Kurikulum Merdeka

MAKLUMATNEWS. com,  Palembang — Yayasan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Furqon Palembang menjadi salah satu sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak dan menjadi percontohan dalam Implementasi penerapan kurikulum merdeka di Palembang.

Didalam Kurikulum merdeka terdapat intrakulikulum (pembelajaran) dan kokurikuler (bakat minat). Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler dari kurikulum merdeka yang wajib dilaksanakan.

Kepala SDIT Al Furqon, Zakiudin mengatakan beberapa tahapan demi tahapan mulai dari tahapan satu hingga kesepuluh sudah terlaksanakan dalam proyek P5 dengan baik.

“Maka, Tahapan proyek P5 ke 13 sampai 15 memasuki tahapan aksi berupa Pameran yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 November 2022 di Aula Darul Jannah,”katanya saat ditemui di Ruang Kerja SDIT Al Furqon, Jum’at (5/11/22).

Pada puncak kegiatannya nanti, Pihak sekolah juga turut mengundang Kepala Dinas Pendidikan, Kabid Tk/Sd dan Kabid GTK Kota Palembang.

Mengingat bahwa perdana SDIT Al Furqon yang akan menerapkan konsep P5 yang ada Festivalnya.

“Sebenarnya hal ini menjadi target di tahun yang akan datang. Namun karena Sekolah menjadi penggerak, Dikota Palembang ini hanya beberapa sekolah saja yang menjadi sekolah penggerak. Jadi SDIT Al Furqon menjadi pionir sekolah pertama yang akan menggerakan festival P5 ini,”katanya.

Pada kegiatan perdana ini, SDIT Al Furqon mengangkat tema ‘Makananku Budayaku’ dengan harapan pihak sekolah menginginkan anak didik mengenal kearifan lokal dan sisi kekhasan daerah Kota Palembang, juga mengenalkan peserta didik rasa kecintaan, kebanggaan terhadap makanan khas kita.

“Pembelajaran diferensiansi itu berkaitan dengan konten, sttrategi dan produk. Kita kenalkan bahwa makanan khas di palembang ini rata-rata kontennya terdiri dari perpaduan antara ikan dan tepung. Lalu strateginya tadi ada yang digoreng, dikukus, direbus dan berkuah. Kemudian hasil atau produknya nanti bisa jadi kemplang, kerupuk, pempek atau tekwan,”jelasnya.

BACA JUGA  Cegah Perundungan di Lingkungan Sekolah, MTsN 1 OKUS Gelar Sosialisasi Stop Bullying

Setelah disampaikan kepada anak didik, mereka memilih kesukaannya dari hasil nalar kritis mencari ide gagasan untuk makanan khas palembang. Maka nanti anak-anak akan menghasilkan makanan berdasarkan referensi yang telah diperoleh.

Adapun gambaran kegiatan yang akan dilaksanakan pada puncak Festival di hari Rabu, 09 November 2022 dimulai pada pukul 08:00 WIB hingga pukul 13:00 WIB.

Pada pukul 08:00 WIB, Proses Para siswa kelas 1-6 didampingi Guru memasak hasil dari menu yang telah disepakati dari kelas masing-masing.

Kemudian pada pukul 09:30 WIB, Hasil karya dari masakan tadi dibawah ke Gedung Aula Darul Jannah untuk di sajikan kepada para tamu undangan.

Lalu, selanjutnya kegiatan pameran siswa tersebut akan di saksikan oleh 810 wali murid yang ada di SDIT Al Furqon.

Kegiatan ini merupakan perdana yang teradministrasikan dan perdana terbit nilai kedalam bentuk rapot siswa, tentu banyak kritikan dan masukan yang membangun.

Dia Harapkan langkah yang dilakukan ini benar. Maka jika benar, boleh di contoh dan diikuti oleh lembaga dan sekolah lain. Jika hal ini pun salah, maka ini menjadi langkah pertama kita untuk memperbaiki kesalahan terhadap apa yang kita laksanakan.

Jika melihat tahapan dari tahapannya, kita sebagai guru sangat senang dibalik lelahnya. dikarenakan antusias orangtua sangat tinggi terhadap perubahan yang terjadi pada anak-anaknya.
“Seperti yang tadinya tidak bisa cuci piring sekarang sudah bisa,”katanya.

Artinya, ada kemandirian yang tumbuh didalam diri anak-anak. Hal itu sesuai dengan visi misi sekolah dan sesuai karakter yang diinginkan didalam P5 ini sendiri.** (Trijumartini)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button