PALEMBANG

235 Bangunan Dibongkar, Kolam Retensi Perlu Diperbanyak untuk Atasi Banjir  

MAKLUMATNEWS.com, Palembang — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ahmad Bastari Yusak mengatakan sudah 235 bangunan d bongkar,.

“Ini masih banyak, mengingat kita terus lakukan pantauan dan pendekatan dengan masyarakat,”katanya.

Bongkar bangunan di atas DAS ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir.

“Bangunan yang menutup DAS itu beragam, mulai dari rumah, ataupun tempat usaha,” jelasnya.

Menurutnya, kesadaran akan penanganan banjir tidak hanya dari pemerintah tetapi kerjasama yang baik dari masyarakat itu sendiri.

“Seperti dengan tidak membuang sampah sembarang, dan tidak menutup aliran air dengan membangun bangunan di atasnya,” katanya.

Sesuai dengan prakiraan BMKG Sumsel, November ini sudah masuk musim penghujan. Sehingga wajib mewaspadai banjir.

Geografis Palembang pada dasarnya dataran rendah dan rawa-rawa.

Tidak hanya berpatokan pada teori geografis, Pemerintah Kota Palembang dituntut untuk melakukan antisipasi penanganan banjir.

“Dengan dataran rendah dan dikelilingi sungai, bagaimana agar genangan berkurang, tidak dalam dan tidak lama,” katanya, Rabu (9/11/2022).

Pencegahan banjir dengan memperbanyak kolam retensi nampaknya belum dapat terealisasi dalam waktu dekat.

“Dengan 46 kolam retensi, penanganan banjir belum maksimal, setidaknya perlu 70- an bahkan ratusan, tetapi ini perlu proses,” katanya.

Pasalnya, perlu banyak proses dan dana yang fantastis. Mulai dari pembebasan lahan hingga konstruksi fisik yang perlu sinergi dengan pemprov bahkan pusat.

“Maka yang kita lakukan dengan membongkar bangunan di atas DAS. Upaya ini juga perlu koordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI,” katanya.

 

Reporter : Pitria

 

 

BACA JUGA  Anniversary LSM MMK ke 18, Bagikan 500 Paket Sembako untuk Emak-Emak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button