KRIMINALITAS

Baru Keluar 2 Bulan, Agus Kembali Dibui..!

MAKLUMATNEWS.com, Palembang– Aksi penodongan dan pemalakan yang sering meresahkan warga di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) dan Jembatan Ampera berhasil diciduk Tim opsnal Unit 1 subdit III Jatanras Polda Sumsel, Ahad (13/11/2022).

Pelaku bernama Agus Saputra (23) warga jalan Ki gede Ing Suro Lrg Serengam Tangga Buntung diketahui sudah enam kali dibekuk polisi. Bahkan dalam catatan polisi, Agus baru dua bulan terakhir keluar dari bui setelah menjalani kurungan satu setengah tahun di Polsek Ilir Timur Satu atas kasus serupa.

Pelaku ditangkap petugas tanpa perlawanan oleh Tim Unit 1 Jataranras Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Willy Oscar, Panit AKP Hilal Adi Imawan dan Katim Aipda Kevin Marley. saat berada di area kawasan taman skate park, Malam Minggu (12/11).

Dia diburu polisi lantaran kembali berulah dengan merampas ponsel yang disertai pengancaman dengan menggunakan sajam, kepada S (16) saat berada di kawasan BKB, pada akhir Oktober lalu.

Aksi perampasan dan pengancaman dilakukan Agus dengan menggunakan pisau lipat yang telah ia siapkan untuk beraksi,

Dihadapan polisi, Agus mengaku saat kejadian melihat korban bersama temannya tengan bersantai di pelataran BKB.

Selanjutnya agus dari belakang langsung merangkul korban, dan menodongkan pisau lipatnya itu ke arah korban.

“Saya mau minta uang 20 ribu ke dia (korban) tapi saya hanya diberi 5 ribu. Saat saya lihat ada handphonenya, saya ambil dan saya suruh mereka pergi,” ujarnya.

” Saya tukar dengan harga sejuta 800 ribu, untuk sabu-sabu dan bermain judi slot, dan beli tuak, “jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sengaja mengincar turis wisatawan karena ia menyakini calon korbannya tak akan melapor ke polisi.

BACA JUGA  Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di MUBA Akhirnya Tertangkap, Ini Motifnya..!

Ia mengaku kerap kali aksi penodongannya terhadap wisatawan kerap medapat uang ratusan ribu atau paling tidak merampas ponsel korban.

“Untuk bedakan wisatawan luar itu dari logat bahasanya pasti sudah beda,” Imbuhnya.

Sementara menurut Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika, membenarkan tersangka merupakan residivis dan sudah enam kali keluar masuk penjara.

“Tersangka ini beroperasi di sekitar Jembatan Ampera, rata-rata mengincar ponsel para wisawatan saat berkunjung ke Jembatan Ampera. Kita juga berhasil mengamankan sebilah pisau lipat yang kerap dijadikan senjata untuk menakut-nakuti korbannya,” sebut Agus.

Atas ulahnya, tersangka Agus disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Reporter : Yola Dwi R

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button