KELUARGA

Alquran Sudah Lama Mengingatkan Jangan Pamer Harta

MAKLUMATNEWS.com – Youtuber terkenal Deddy Corbuzier geram melihat ulah remaja bernama  Mario Dandy yang suka pamer harta orangtuanya di jagad maya. Kelakuan pamer harta atau flexing Mario ini jadi viral gara-gara mencuatnya kasus penganiayaan  terhadap remaja bernama David hingga koma, yang sampai kini kasusnya masih dalam proses kepolisian. Emosi Deddy Corbuzier ini ditumpahkannya lewat podcash-nya “Close The Door”.

Namun bukan kasus kriminal yang dilakukan oleh tersangkan Mario Dandy ini yang menjadi bahasan, akan tetapi soal pola tingkah atau kelakuannya yang suka pamer harta. Dan ternyata Alquran sudah lama mengingatkan kepada umat manusia untuk tidak melakukan tindakan pamer harta kekayaan.

Di jagad maya, sebetulnya bukan Mario saja yang doyan pamer harta, banyak orang yang juga berbuat yang sama seperti naik mobil mewah harga puluhan miliar, pesawat terbang, rumah dengan perabotannya, perhiasan seperti jam tangan, tas, cincin yang harganya minta ampun. Semua itu dipamerkan oleh orang-orang itu di media sosial bersama aksi-aksinya.

Lalu bagaimana pandangan Islam soal pamer harta atau flexing yang menjamur di medsos saat ini?

Secara harfiah, mengutip tribunnews.com, flexing dalam bahasa Inggris berarti ‘pamer’. Menurut Cambridge Dictionary, flexing adalah menunjukkan sesuatu kepemilikan atau pencapaian dengan cara yang dianggap orang lain tidak menyenangkan.

Flexing atau pamer biasanya dilakukan untuk mencapai beragam tujuan, di antaranya menunjukan status dan posisi sosial, menciptakan kesan bagi orang lain, dan menunjukan kemampuan.

Dilansir laman Bimas Islam Kemenag, pamer adalah bagian dari kesombongan, berbangga diri serta sikap riya ingin dipuji oleh manusia lain.

Sementara itu, mengutip waspada.co.id, Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa memamerkan harta merupakan sikap riya yang dilarang oleh Islam.

Perbuatan riya ini merupakan perbuatan syirik kecil yang memiliki dosa yang besar. Hal ini sebagaimana Allah SWT pernah bersabda dalam Al-Quran Surat Luqman ayat 8.

BACA JUGA  KH M Daud Damsier, BA, Sang Da'i Legenda RRI Palembang itu Telah Pergi Selama-Lamanya

Allah SWT berfirman,

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”

Allah SWT sangat tidak menyukai hamba-Nya yang memiliki sifat sombong dengan memamerkan harta kekayaannya.

KH Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah jilid X halaman 111 menjelaskan, ayat tersebut merupakan nasihat Luqman yang berkaitan dengan akhlak dan sopan santun berinteraksi dengan sesama manusia.

Luqman menasihati anaknya atau siapapun yang ada di muka bumi, agar tidak melakukan penghinaan dan kesombongan. Sebaliknya, dianjurkan agar selalu menampakkan wajah yang berseri dan rendah hati kepada siapa saja.

Adapun balasan bagi orang yang menunjukkan kesombongan dan membanggakan diri, Allah tidak akan melimpahkan kasing sayang.

Hal itu karena bumi ini diciptakan oleh Allah untuk semua kalangan manusia, tidak perduli orang itu kuat, lemah, kaya, miskin, pejabat ataupun hanya rakyat jelata.

Terhadap mereka, semuanya dalam pandangan Allah adalah sama, dan yang membedakan hanyalah tingkat ketaqwaannya.

Sehingga dengan demikian, maka tidak wajar jika seseorang menyombongkan diri dan merasa lebih dari yang lain. Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah bersabda bahwa Allah mengancam akan menghinakan dan menghilangkan pahala bagi para pelaku flexing.

Ketika hari kiamat telah tiba, maka akan ada suara memanggil:

Di manakah orang yang suka pamer? Di manakah orang yang ikhlas? Berdirilah kalian semua! Tunjukkan amal perbuatan kalian, dan ambilah pahala-pahala kalian dari Tuhan kalian semua.”

Dari penjelasan di atas maka diambil kesimpulan bahwa perilaku flaxing atau pamer harta adalah merupakan kesombongan.

Sombong adalah perbuatan yang amat terlarang dalam Islam dan pelakunya mendapat ancaman berupa keterhinaan dalam kehidupan akhirat berupa hilangnya semua pahala amalannya.

Sementara itu, dalam kanal YouTube Adi Hidayat Official pada episode “Pertanda eps#5 – Hukum Pamer Kekayaan” yang diunggah pada tanggal 28 Juni 2020, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan mengenai hukum pamer kekayaan berdasarkan Alquran Surat At-Takatsur.

BACA JUGA  Tak Perlu Gelisah dan Khawatir, Rezekimu Sudah Dijamin Allah

Ustadz Adi Hidayat juga menjelaskan mengenai alasan surat ini turun karena berkaitan dengan kasus dua suku di Mekkah yang saling membanggakan.

Surat At-Takatsur ini merupakan sebuah kecaman terhadap mereka yang lengah karena urusan duniawi dan kebanggaan terhadap sesuatu yang duniawi.

Surat At-Takatsur berjumlah 8 ayat yang termasuk ke dalam surat Makkiyah atau surat yang diturunkan di kota Mekkah.

Berikut ini bacaan Surat At-Takatsur ayat 1-8 sesuai apa yang dijelaskan oleh Ustadz Adi Hidayat.

1.“Al-haakumut-takaasur”
Artinya: Bermegah-megahan telah melalaikan kamu

  1. “hattaa zurtumul-maqaabir”
    Artinya: sampai kamu masuk ke dalam kubur.

3.“kallaa saufa ta’lamun”
Artinya: Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),

4.“Summa kallaa saufa ta’lamun”
Artinya: kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.

5.”kallaa lau ta’lamna ‘ilmal-yaqiin”
Artinya: Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti,

6.“latarawunnal-jaiim”
Artinya: niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim,

7.“Summa latarawunnahaa ‘ainal-yaqiin”
Artinya: kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,

8.“Summa latus`alunna yauma`izin ‘anin-na’iim”
Artinya: kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).

“Semua yang engkau banggakan yang kau pamerkan yang kau lomba-lombakan yang kau tampilkan itu hakikatnya setiap materinya setiap bendanya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT”, ujar Ustadz Adi Hidayat.

“Seluruh nikmat yang dititipkan oleh Allah itu seyogyanya adalah bekal ibadah yang akan dibawa pulang dan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT bukan untuk dipamerkan”, tambah Ustadz Adi Hidayat.

Ustadz Adi Hidayat juga mengajak kepada seorang muslim yang hanya menampilkan harta kekayaannya lantas dibandingkan dengan orang lain. Demikian adalah hukum pamer kekayaan yang wajib untuk diketahui. (*)

Editor : Aspani Yasland

 

 

 

 

 

  

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button