SUMSEL

Dinilai Urgen, Warga Kelurahan Talang Betutu Minta Pembangunan SMA Negeri

MAKLUMATNEWS.com, Palembang — Reses tahap 1 Anggota DPRD Provinsi Sumsel dapil Sumsel II (Ilir Timur 1, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang). Reses menyerap aspirasi di lingkungan Kelurahan Talang Betutu, Selasa (7/3/2023).

Hadir dalam reses itu, Muhammad Yansuri SIP (Partai Golkar), Ir H Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), Antoni Yuzar SH MH (PKB), H M Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS), Dr H Budiarto Marsul SE MSi (Partai Gerindra), Tamtama Tanjung (Partai Demokrat) dan H Nopianto SSos MM (Partai Nasdem).

Dr H Budiarto Marsul SE MSi mengatakan, hari ini reses di Kelurahan Talang Betutu.

“Jadi kami mendengar banyak sekali masukan, misalnya keluhan dari warga untuk memasukkan anak sekolah karena di sini SMA cuma ada SMAN 13 dan SMAN 21, ternyata anak-anak di sini banyak yang tidak masuk.

Oleh karena itu, kita minta perhatian Diknas Provinsi Sumsel untuk memperhatikan hal ini dengan membangun SMA Negeri,” ujarnya.

Kemudian, sambung Budiarto, juga ada permintaan diperbaiki jalan, demikian juga dengan lampu.

“Untuk lampu jalan ini banyak sekali yang mati, ini juga akan kami perjuangkan hal ini. Karena kalau gelap bisa jadi keamanan kita berkurang. Jadi perlu diperbaiki sesegera mungkin,” kata Budiarto.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumsel dari Partai Nasdem Nopianto menuturkan, pada reses ini banyak sekali keinginan warga terkait dengan yang pertama masalah infrastruktur mulai dari jalan, lampu jalan dan saluran air yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Jadi itu hal yang memang harus kita teruskan kepada pemerintah kota karena kewenangan terkait lampu jalan itu menjadi kewenangan Pemkot Palembang.

BACA JUGA  RAD-KSB Jadi Komitmen Sumsel Atasi Persoalan Kelapa Sawit 

Ke depan yang kita lakukan setelah reses ini nanti akan kita sampaikan kepada yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur dan yang berkaitan dengan pemerintah kota seperti lampu jalan itu surat kewenangannya ada di pemerintah kota yang dikelola oleh instansi teknis Dinas PU Perkim.

Karena banyak sekali lampu jalan yang mati itu memang harus menjadi perhatian bagi Pemkot Palembang,” katanya.

Hal senada diungkapkan anggota DPRD Sumsel dari Partai Golkar Muhammad Yansuri.

Yansuri mengatakan, masyarakat banyak yang menginginkan pembangunan sekolah negeri disini.

“Untuk pembangunan sekolah itu, butuh lahan. Jika sudah tersedia lahannya, maka kami bisa memfasilitasi pembangunan sekolahnya ke Diknas Sumsel,” jelasnya.

“Terkait pembangunan infrastruktur seperti lampu jalan yang banyak mati. Akan kami tindaklanjuti ke Pemkot Palembang, untuk segera diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Sumsel dari PDIP, Ir H Zulfikri Kadir menuturkan, terkait pemintaan infrastruktur jalan atau drainase itu dibuat proposalnya.

“Untuk Ketua RT buatlah rapat bersama warga, kemudian ditandatangani bersama warga dan diketahui Lurah.

Setelah proposal itu dibuat ajukan kepada kami, maka akan kami tindaklanjuti. Karena ada dasar untuk membangun fasilitas jalan tersebut,” tandasnya.

Lurah Talang Betutu Dian Pradana mengatakan, untuk hari ini mayoritas usulan dari warga terutama RT dan RW terkait pembangunan SMA Negeri.

Karena di Talang Betutu terdapat 2 SMA yakni SMA 21 dan SMA 13 tetapi zona Kelurahan Talang Betutu tidak masuk ke SMA tersebut. Karena banyak warga terhambat sehingga tidak bisa masuk di SMAN 13 dan SMAN 21.

“Harapan kami warga Talang Betutu untuk segera dibangunkan SMA Negeri. Kebetulan di Talang Betutu sudah siap lahannya kurang lebih 3 hektar di daerah ini.

BACA JUGA  Lantik PPIH Tahun 2023, Herman Deru: Berikan Pendampingan kepada Para Jemaah

Nanti masalah koordinasi dengan pihak pemprov Sumsel teknisnya,” katanya.

“Selain sekolah terkait lampu jalan, dan jalan utama di sini yang milik pemprov. Itu kami minta untuk diperbaiki,” pungkasnya.

 

 

Reporter :  Yanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button