PALEMBANGUncategorized

Para Pensiunan PT. Pupuk Sriwijaya Tuntut Pembayaran Manfaat Pensiun Sekaligus

#Tagih Janji Direksi#

MAKLUMATNEWS.com, Palembang — Hari Rabu (12/4/2023), Relawan Pensiun PT. Pupuk Sriwijaya yang tergabung dalam wadah Relawan Pensiun Purna Bhakti (RPBS) dikomandoi Haji Mahfud Bachtiar selaku Ketua Harian dan Ketua Umum Dr Sudarna SH MH SE MM melakukan aksi unjuk rasa di depan Gerbang PT Pupuk Sriwijaya Palembang bersama LSM Akomodasi Rakyat Miskin Nusantara.

Ratusan massa itu memulai kegiatan aksi unjuk rasa dengan melakukan longmarch berjalan kaki menuju halaman depan gerbang PT Pupuk Sriwijaya Palembang.

Aksi longmarch berjalan lancar dengan dikawal sejumlah anggota kepolisian Polrestabes Kota Palembang.

Mahfud Bahtiar mempertanyakan janji pihak direksi untuk menyelesaikan secara persuasif apa yang menjadi keinginan para pensiunan PT Pupuk Sriwijaya yaitu mendapatkan pembayaran Manfaat Pensiun Sekaligus (MPS).

“Mana janjimu wahai para Direksi PT.PSP yang mengatakan akan menyelesaikan persoalan kami untuk mendapatkan MPS,” ucapnya.

“Telah hilang keteladanan kepemimpinan PT. Pupuk Sriwijaya yang dahulunya begitu disegani, memiliki pengaruh yang kuat, bukan jadi pengecut mak ini.

Kenapa Pak Dirut tidak mau diajak berdialog, kami ini bukan perusuh dan bukan pula pembuat gaduh,” kata Mahfud.

Dalam orasinya, Ketua Umum LSM AKRAM Nusantara Amir meminta pertama agar Dapensri dan Pendiri mengeluarkan hak para pensiunan untuk mendapatkan Manfaat Pensiun Sekaligus

Kedua, agar PT. SPK mengembalikan sejumlah uang gaji pensiun yang telah dipotong sepihak dari rekening pensiunan tanpa pemberitahuan dan persetujuan dari para pensiunan selaku pemilik rekening yang sah.

Ketiga, agar PPK Pusri juga menyerahkan sejumlah royalti bagi hasil dari usaha yang dijalankan oleh PT. Sri Purna Karya dikarenakan modal usaha tersebut berasal dari uang gaji para pensiun yang telah dipotong sepihak oleh PPK Pusri lalu dijadikan sebagai modal PT. SPK.

BACA JUGA  Kawali Sumsel Geruduk Kantor Gubernur, Ada Apa..?

Anwar saat berorasi mengomandoi serentak mengatakan “Maling” bagi para pejabat yang telah mengambil sepihak uang gaji pensiun tanpa pemberitahuan dan persetujuan yang dilakukan oleh PPK Pusri, Dapensri dan Bank Mandiri kantor cabang Pusri.

Anwar menuding para Direksi PT. Pupuk Sriwijaya Palembang tidak punya hati nurani, telah hilang nilai-nilai kemanusiaannya.

“Jelas-jelas para pensiunan ini telah berjasa besar dan berkarya puluhan tahun membangun Pusri saat dahulunya bekerja, namun giliran mereka meminta hak-haknya setelah pensiun, justru tidak dipenuhi.”

Di tengah berlangsungnya aksi unjuk rasa, merespon permintaan Pihak PT. Pupuk Sriwijaya Palembang untuk hearing dengan bagian Humas dan bagian Legal PT. PSP spontan ditolak Tim Relawan dengan alasan hanya pengen bertemu dengan Pak Dirut atau Direksi.

Jika tidak percuma tidak akan menemukan solusi karena periode sebelumnya sudah dilakukan beberapa agenda pertemuan namun tidak membuahkan hasil.

Haji Mahfud Bahtiar menjawab tawaran yang disampaikan Tenaga Ahli Direksi Hendra Pandu Pradana Menolak secara tegas untuk mencabut laporan polisi di Mapolda Sumsel, agar tidak melakukan aksi unjuk rasa kapan dan dimana pun, serta tidak melibatkan Tim LBH dan LSM.

Terakhir, Mahfud mengatakan bahwa sore para pendemo akan melanjutkan aksi unjuk rasa untuk menyuarakan persoalan MPS besok di kantor Pupuk Indonesia, Kementerian BUMN, OJK, dan Komisi VII DPR-RI. (*/Beritasriwijaya.co.id)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button