PALEMBANG

Kepala Puskesmas Sabokingking dan 4 Pegawai Dimutasi

MAKLUMATNEWS.com, Palembang — Bagaimana kabar kemelut yang terjadi di Puskesmas Sabokingking?

Ternyata sudah diketahui hasilnya. Kepala Puskesmas dan empat pegawai yang melapor dimutasi.

Demikian hasil rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk kasus arogansi Kepala Puskesmas Sabokingking.

“Kami putuskan untuk sanksi yang dijatuhkan terhadap kepala Puskesmas Sabokingking dimutasi ke puskesmas lain.

Dan agar keadilan merata, empat pegawai lain yang dianggap provokator juga di pindah di puskesmas lain,” kata Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Selasa (20/2/2024).

Dewa menjelaskan dari hasil rapat tersebut, terungkap niat Kepala Puskesmas sebenarnya baik demi kemajuan puskesmas.

Kapus mengaku tidak melarang pegawai hamil, tetapi menyarankan agar pegawai menunda kehamilan sementara agar dapat bekerja maksimal dan meningkatkan akreditasi puskesmas.

“Sebenarnya ketegasan dari Kepala Puskesmas ini bagus. Untuk membuat pegawai menjadi disiplin dan tidak bermaksud melarang pegawai untuk hamil, tergantung pegawai yang menyikapinya, ” jelasnya.

 

Provokator

Sementara itu, Kepala Inspektorat Palembang Jamiah Haryanti menjelaskan dari 18 pegawai Puskesmas Sabokingking yang melapor ke Inspektorat, ditemukan 4 orangnya terindikasi provokator masalah.

“Untuk empat orang yang dianggap provokator karena telah berlebihan menyikapi apa yang disampaikan Kepala Puskesmas juga dimutasi,” ujarnya.

Jamiah menjelaskan perintah dari Pj Wali Kota Palembang segera dilaksanakan untuk memindahkan Kepala Puskesmas Sabokingking dan 4 pegawainya.

“Untuk penempatan pindah ke mananya masih dilakukan pengecekan terlebih dahulu dan Kepala Puskesmas Sabokingking akan difungsikan menjadi dokter biasa,” katanya.

 

Sumber : Detiksumbagsel

 

 

BACA JUGA  Kepala Inspektorat dan Kadinkes Palembang Turun Tangan Atasi Keluhan Pegawai Puskesmas Sabokingking, Ini Hasilnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button