KULINER

Kuliner Khas Sumsel (1) : Pindang Ikan Salai Sekayu

MAKLUMATNEWS.com, Sekayu — Provinsi Sumsel kaya dengan kuliner khas. Sekayu, Muba misalnya. Ada sedikitnya 6 jenis kuliner khas. Dari keenamnya yang paling populer dan dicari adalah Pindang Ikan Salai

Salai adalah sebutan untuk ikan yang telah mengalami proses pengasapan. Tujuan dari pengasapan selain  mengurangi kandungan air dan mengawetkan ikan juga berfungsi untuk menambah citarasa dan aroma yang khas dari ikan.

Pindang Ikan Salai dibuat dengan proses pengasapan, yaitu dengan meletakkan ikan yang akan diasapkan sedikit jauh dari sumber asap.

Ikan yang paling sering digunakan adalah salai patin dan salai baung.

Jarak yang digunakan kurang lebih 1 meter dengan suhu berkisar 40 hingga 50 derajat celsius.

Ikan diasapkan selama 20 hingga 30 jam. Setelah diasapi, ikan didinginkan dengan cara digantung atau disusun dalam ruangan selama 24 jam.

Ikan Salai akan dikemas dalam kemasan kotak dan dijadikan oleh-oleh makanan khas Sekayu.

Foto : Beritamusi

– Cara Membuat Ikan Asap

Buang insang dan isi perut melalui tutup insang / rongga mulut dengan menggunakan pinset atau kawat lengkung

Cuci bersih dan tiriskan

Buat larutan garam 20 – 25% ( untuk 8 kg ikan siapkan 5 liter air dan tambahkan 1 – 1 ¼ kg gram )

Rendam ikan dalam larutan garam selama 30 – 60 menit dan beri pemberat di atasnya agar ikan tidak terapung

Cuci ikan, kemudian tiriskan sambil diangin-anginkan sampai permukaan ikan kelihatan kering.

Penirisan ikan dengan cara menggantung ikan pada kawat (mengait bagian anus dengan posisi mulut di bawah)

Nyalakan kayu bakar dalam rumah asap, sampai didapat asap dengan temperature ruang 60 – 700C

Atur ikan di atas rak pengasapan kemudian lakukan proses pengasapan sampai ikan matang dan berwarna kuning kecoklatan mengkilap

BACA JUGA  Tahok Tutok Makanan Khas Prabumulih, Begini Resep dan Cara Bikinnya

Keluarkan rak ikan dari rumah asap dan biarkan hingga dingin.

 

Foto : Sumsel Terkini

 

– Resep Ikan Salai Khas Ughang Sekayu

 

Bahan-bahan :

1000 ml Air

4 ekor ikan salai patin, potong sesuai selera

2 buah tomat merah, buang biji potong kecil

1 batang serai, memarkan

2 cm lengkuas, meamarkan

5 cm jahe, memarkan

2 lembar daun salam

2 lembar daun jeruk

10 buah cabe merah, iris

10 buah cabe rawit, biarkan utuh

Kemangi secukupnya, siangi

4 sdm air asam jawa, dari 7 mata asam jawa

2 sdm kecap manis

1/2 sdt merica

1 sdt garam secukupnya

1 sdt gula secukupnya

minyak untuk menumis

 

Bumbu halus :

8 buah cabe merah

8 siung bawang putih

5 siung bawang merah

Foto : Mubaonline.com

 

Cara membuat :

Tumis bumbu halus, sereh, daun salam, daun jeruk, cabe merah, cabe rawit, jahe dan lengkuas hingga harum, tambahkan air masak hingga mendidih

Setelah mendidih masukkan ikan salai, seasoning dengan garam, gula dan lada, kemudian masukkan kecap dan asam jawa. Masak kembali hingga ikan salai matang

Menjelang matang tambahkan tomat merah dan daun kemangi

Sajikan.

 

Catatan : 

Apabila kita tidak menemukan pindang dari ikan jenis patin kita juga bisa menggunakan ikan asap jenis lainya.

Bila ingin menambah rasa asam yang lebih segar penggunaan tomat bisa diganti dengan nanas.

 

Sumber : Infosekayu.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button