KRIMINALITAS

Ribut Gegara Hasil Lahan Warisan Seorang Petani di OKUS Tewas Ditusuk

MAKLUMATNEWS.com,OKUS – Polres OKU Selatan(OKUS) gelar Press Release kasus pembunuhan terhadap seorang petani di Desa Pulau Beringin Kecamatan Pulau Beringin gegara hasil lahan warisan,Rabu(12/6/23).

Kapolres OKUS AKBP Listiyono Dwi Nugroho SH MH melalui Wakapolres OKUS AKBP Hardan HS mengatakan peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada hari minggu tanggal 9 Juni 2024 sekira pukul 11.00 Wib di rumah milik Zulkarnain yang menjadi saksi dari kasus tersebut.

Peristiwa tersebut berawal dari korban LH(59) mendatangai rumah pelaku HS untuk meminta bagian hasil sawah yang merupakan warisan dari nenek moyang mereka, namun pelaku menolak permintaan korban dengan alasan bahwa hasil sawah tersebut banyak pemiliknya, lantas, korban mengajak pelaku ke rumah Zulkarnain untuk menyelesaikannya.

Setelah di rumah Zulkarnain korban kembali meminta bagian waris namun pelaku menjawab nanti dulu keluarga besar harus mengetahuinya, dari sanalah pertengkaran antara korban dan pelaku mulai terjadi, mendengar pertengkaran tersebut Zulkarnain mangatakan bahwa dirinya sedang sakit dan meminta tunggu sampai ia sehat baru di bicarakan permasalahan tersebut, pelaku pun pulang dan korban tetap duduk dirumah Zulkarnain.

Tak lama berselang pelaku kembali masuk ke rumah Zulkarnain mendekati korban dan langsung menusukkan sebilah pisau yang dibawanya ke tubuh korban sebanyak dua kali, melihat hal tersebut Zulkarnain langsung berteriak kepada pelaku dan menyuruhnya pergi dan meminta korban masuk ke dalam kamar.

Kemudian, korban di larikan ke puskesmas Pulau Beringin namun kondisi korban sudah tidak bernyawa, dan pada akhirnya pelaku menyerahkan diri di Polsek Pulau Beringin.

“Turut diamankan sebagai barang bukti dari kasus pembunuhan tersebut sebilah pisau, akibat perbuatannya pelaku dikenakan pasal 338 KUH Pidana tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,”,ungkapnya.

Reporter : Iskandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button