HUKUMLUBUKLINGGAU

Demo Kejari Lubuklinggau, Warga Minta Kasus Korupsi BUMD Mura Diselesaikan

MAKLUMATNEWS.com, Lubuklinggau — Aksi demo kembali terjadi di wilayah Sumsel.

Kali ini terjadi di kota Lubuklinggau. Demo minta agar kasus korupsi segera dituntaskan.

Demo itu terjadi pada hari Senin (1/7/2024). Di depan kantor Kejari Kota Lubuklinggau.

Puluhan massa yang terdiri dari mahasiswa dan juga masyarakat Lubuklinggau, Musi Rawas serta Muratara ini menuntut Kejari Lubuklinggau menyelesaikan kasus korupsi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Musi Rawas yang belum selesai.

Massa berbondong-bondong memasuki halaman depan Kantor Kejari Lubuklinggau dan menyuarakan aspirasi mereka mengenai anti korupsi. Terlihat juga beberapa orang memegang spanduk bertuliskan ‘hukum mati koruptor’.

Koordinasi lapangan Dian Burlian mengatakan pihaknya menuntut Kejari untuk melanjutkan kasus korupsi BUMD Musi Rawas yaitu PT Mura Sempurna Perseroda (PT MSP).

“Jadi kedatangan kami untuk memberi dukungan dan membela kepada pihak kejari supaya tidak takut untuk memberantas kasus korupsi ini,” katanya dikutip dari detikSumbagsel.

Dian mengatakan pihaknya juga menuntut dan mendesak Kejari Lubuklinggau untuk melakukan penangkapan serta memproses secara hukum Kepala BPKAD Kabupaten Musi Rawas, Zulkipli Idris yang diduga pelaku gratifikasi dalam kasus tersebut.

“Beberapa yang terlibat sekarang sudah menjadi terpidana, sementara Zulkipli Idris tidak diproses dan DPRD tidak menelusuri. Makanya kami meminta dari pihak Kejari Lubuklinggau untuk memproses kasus korupsi ini sampai tuntas,” ungkapnya.

“Karena itu kami juga datang dengan membawa bukti resmi kasus tersebut agar segera diproses oleh Kejari,” sambungnya.

 

Ditindak Lanjuti 

Sementara itu, Kasi Intel kejari Lubuklinggau, Wenharnol mengatakan pihaknya merasa terbantu dengan adanya dukungan dari para warga yang ingin memberantas kasus korupsi tersebut.

“Mereka menyampaikan aspirasi yang intinya mendukung kinerja kita dalam memberantas korupsi,” ungkapnya.

BACA JUGA  Berkah Kemerdekaan, 154 WBP Lapas Kelas III Pagar Alam Dapat Remisi

Ia juga mengatakan putusan hakim dalam persidangan sebelumnya tidak memiliki bukti yang kuat untuk menuntut Zulkipli Idris.

Namun, jika memang benar ada buktinya maka pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kalo fakta sidang menyatakan ada buktinya pasti kita akan tindak lanjuti, namun faktanya tidak ada putusan itu di keputusan hakim. Bila ada bukti-bukti yang kuat nanti akan kami tidak lanjuti,” pungkasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button