52.494 KK Penerima PKH Dapatkan Beras 15Kg Per Bulan

27

MAKLUMATNEWS.com,PALEMBANG — Pemerintah pusat memberikan beras 15kg perbulan yang diberikan selama tiga bulan untuk 52.494 KK penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Hal ini sebagai bantuan atas dampak pandemi Covid-19.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, beras ini di luar bantuan rutin biasanya dimana setiap Keluarga Peneroma Manfaat (KPM) mendapatkan minimal Rp600 ribu. Beras yang diberikan berasal dari Bulog dengan kualitas medium.

“Bantuan ini dikhususkan bagi penerima PKH selama tiga bulan berturut-turut muali dari Agustus sampai Oktober, perbulannya 15kg. Selanjutnya kita menunghu keputusan dari pusat,” katanya usai launching bantuan beras kepada PKH di Kecamatan Sukarame, Selasa (15/9/2020).

Dewa mengatakan, penyaluran beras setiap bulannya ini secara teknis disiapk oleh Bulog kemudian dikirimkan ke 107 kelurahan. Nantinya di kelurahan ada pendamping PKH dan kemudian disalurkan. “Jadi selama tiga bulan ini PKH mendapatkan 45kg beras. Mereka sudah diverifikasi dan memang merupakan masyarakat miskin yang layak mendapatkan PKH,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Heri Aprian mengatakan, penerima PKH ini tidak juga bertambah. Sebab ada yang sudah lebih baik ekonominya dan beberapa KPM tidak lagi masuk dalam semua komponen penentu penerima PKH. Pihaknya, melalui pembina PKH memberikan pengertian agar tidak mengandalkan bantuan PKH dan diharapkan menjadi lebih kreatif.

“Pertriwulan kita lakukan pemutakhiran atau update apakah keluarga itu masih memiliki komponen PKH, bertambah ataupun berkurang,” katanya.

Setiap keluarga menerima bantuan sesuai komponen yang ada. Seperti keluarga yang memiliki ibu hamil, balita, lansia dan disabilitas mendapatkan Rp2,4 juta pertahun, sementara yang di dalamnya ada komponen memiliki anak SD Rp900 ribu pertahun, SMP Rp1,5 juta pertahun dan SMA Rp2 juta pertahun.

“Setiap keluarga maksimal mendapatkan empat komponen atau sekitar Rp3 juta. Kita ingin merubah mindset para penerima ini kesadaran untuk keluar jika sudah mampu, karena banyak juga yang berhak menerima,” katanya.

Dengan jumlah lebih dari 50 ribu keluarga menerima bantuan ini, artinya masih banyak masyarakat Palembang berada dalam kategori kurang mampu. Hal ini membuat kesan masyarakat miskin Palembang tidak berubah dan penerima PKH tidak tepat sasaran.

Reporter :Kamayel Ar-Razi