Dewan Dakwah Sumsel Layak Jadi Percontohan di Indonesia  

238

MAKLUMATNEWS.com — Satu lagi organisasi dakwah islam berdiri di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), namanya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Sumatera Selatan (DDII Sumsel). Pengurusnya baru saja dilantik oleh Gubernur Sumsel  yang diwakili Staf Ahli Gubernur Sumsel Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dr.H. Rasyidin Hasan.

DDII Sumsel  masa khidmat 2020 – 2025 tersebut diketuai oleh  Drs. H. M. Legawan Isa. M.HI. Wakil I adalah Dr. Fajri Ismail, M.Pd.I., Wakil Ketua II Drs. Mgs. H. Ahmad Zaini Husin Umrie, sedangkan jabatan Sekretaris dimanahkan kepada  Drs. Muhammad Juhartono CL, Wakil Sekretaris Sofyan Daim, S. Ag.,M.HI. Bendahara H. Hendri Zainudin, S. Ag.,SH. Wakil Bendahara I H. Emil R. Lamisi, MM., M.Hum dan yang terakhir Wakil Ketua II H. Yanuar Rahmat H Umar. Sedangkan untuk Majelis Syuro ketuanya adalah KH Tol’at Wafa Ahmad, Lc. Wakil ketuanya dr. H. Sorimuda Pohan, SpOG.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Dr.H. Adian Husaini yang didampingi Wakil Ketua Umum Dr. Imam Zamrodji, Wakil Sekretaris Umum Ade Salamun MSi, dan Ketua-Ketua Bidang Dr Misbahul Anam, Dr Ujang Habibie, serta Nurbowo MBA.

Sekretaris Dewan Dakwah Sumsel, Muhammad Juhartono, mengatakan, jumlah undangan memang dibatasi karena masih dalam situasi Covid-19. Pelaksanaan kegiatan juga mengikuti protokol kesehatan.

Staf Ahli Gubernur Sumsel Dr.H.Rasyidin Hasan  mengatakan, ulama harus dihargai oleh semua pihak. Termasuk para ulama yang menjadi pengurus Dewan Dakwah.

Ia juga mengajak pesantren yang diasuh Dewan Dakwah untuk melahirkan calon-calon pemimpin bangsa.

”Saya sendiri juga berlatar belakang pendidikan pesantren,” ungkap Rasyidin Hasan.

Ketua Umum Dewan Da’wah Adian Husaini optimis, Dewan Dakwah Sumsel akan jadi percontohan. Sebab, memiliki pengurus yang berkualitas dan hubungan kerjasama yang baik dengan ormas, lembaga, jamaah, serta pemerintah setempat.

Sedangkan Ketua Dewan Dakwah Sumsel periode 2020-2025 Drs. H Muhammad Legawan Isa MHI mengharapkan, DDII Sumsel bisa menjadi perekat umat dalam kondisi berbeda pendapat. “Diharapkan semua pihak terkait mendukung berjalannya Dewan Dakwah ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, Dewan Dakwah ini tidak eksklusif, dan tidak terbatas kelompok tertentu. Karena tujuan Dewan Dakwah ini adalah mengajak umat taat kepada Allah.

Legawan Isa, Ketua DDII Sumsel diwawancari wartawan usai pelantikan.

 

“Darimanapun juga kalau untuk kepentingan umat, juga kita dukung,” ucapnya.

Legawan mengungkapkan, target yang akan dilakukan Dewan Dakwah dalam waktu dekat adalah mengirimkan dai dai ke daerah terpencil yang masyarakatnya tidak mengerti agama.

“Karena masih banyak daerah terpencil itu yang masyarakatnya memang tidak mengerti agama. Bahkan di Palembang pun ada saya temui, masyarakat yang umurnyo sudah 32 tahun tapi tidak bisa berwudu. Ketika saya bicara dengan mahasiswa, ternyata memang ada kampung kampung yang tidak tersentuh agama,” ucapnya.

“Jadi program kita kedepan adalah mengirimkan dai dai keseluruh pejuru pelosok daerah atay mengajak mereka belajar di Akademik Dakwah Indonesia (ADI) selama satu tahun,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, Legawan juga menghimbau kepada seluruh da’i yang ada di Indonesia dan Sumsel khususnya agar jangan berdakwah untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Ada sebagian dai bertujuan untuk membesarkan kelompok tertentu atau bahkan bisnis. Tapi tujuan dai itu adalah mencapai rido Allah,” pungkasnya.

DDII Sumsel dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Pusat No.023/S.Kep./KU.DD/IX/1442/2020M tentang penetapan Majelis Syuro, Pengurus dan Biro – Biro Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Provinsi Sumatera Selatan periode 2020-2025.(*)

Editor : Aspani Yasland