Ade : Partisipasi Pemilih Itu Bukan Soal Kuwantitas Tapi Kuwalitas

96

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Klaim Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sumsel jika target partisipasi pemilih di Sumsel pada Pilkada Desember mendatang sebesar 75 persen terlalu berlebihan.

Hal itu ditegaskan Pengamat Politik dari Stisipol Candradimuka Palembang, Ade Indra Chaniago, Rabu (18/11/20). Ade melihat, target itu sangat belebihan jika dihubungkan dengan gerakan KPU sebagai penyelenggara yang tidak maksimal.
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan selama ini sangat tidak epektif karena dilakukan ditengah pandemi Covid 19.

Mahasiswa program Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia ini menambahkan, gerakan sosialisasi yang selalu didengungkan pihak KPU hampir tidak nampak dipermukaan. “ Apalah cerita sosialisasi tapi kita dibatasi sosial distensing, semuanya terbatas. Berapa jumlah warga yang melihat kampanye di medsos – medsos jika itu dibilang epektfif,” tanya mantan aktivis Sumsel ini.

Oleh karena itu menurut Ade, hal yang terpenting dilakukan KPU bukan soal jumlah tingginya angka partisipasi pemilih, tapi lebih kepada kuwalitas yang akan dihasilkan. “ Jangan melulu berbicara tentang kuwantitas, tapi bagaimana kuwalitas yang dihasilkan, “ ujarnya lagi.

Ia menilai, selama ini pihak penyelenggara hanya menargetkan mobilisasi massa untuk berpartisipasi sehingga yang ada hanya keinginan agar partisipasi pemilih tinggi tanpa memikirkan target –target yang lain. Seharusnya yang dilakukan adalah memberikan penyadaran terhadap hak – hak politik masyarakat.

“ Bagaimana kita memberikan penyadaran penuh agar masyarakat sadar memilih tanpa ada embel embel yang lainnya. Di Amerika pernah terjadi partisipasi masyarakat hanya 40 persen, tapi itu tidak jadi masalah karena memang kesadaran masyarakat,” jelas Ade.

Sebelumnya KPU Sumsel menyebutkan, jika jumlah DPT Sumsel sudah final sebesar 1.832.660 mata pilih. KPU Sumsel menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2020 di tujuh kabupaten di Ptovinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencapai 77,5 persen.

“Target partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah masing-masing kabupaten yang menyelenggarakan pilkada cukup tinggi sekitar 77,5 persen dari total pemilih mencapai 1.832.660 orang,” kata Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Hendri Almawijaya, Selasa (17/11).

Reporter : Sandrie Gawoh