ADSCOPE

Alex Noerdin Berhalangan Hadir, Untuk Dimintai Keterangan Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

1,059

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG – Kelanjutan dugaan kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Masjid Raya Sriwijaya memasuki babak baru. Setelah sebelumnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan empat tersangka yakni Eddy Hermanto selaku Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya, Dwi Kridayani Kuasa KSO PT Brantas Adipraya-PT Yodya Karya, Syarifudin selaku Ketua divisi pelaksanaan lelang, dan Yudi Arminto selaku KSO PT Brantas dan Yodia Karya.

Hasil pengembangan terbaru, kini Penyidik Pidana Khusus (Pidsus ) kembali melakukan pemanggilan terhadap para saksi untuk melengkapi berkas perkara ke empat tersangka yang telah ditahan. Termasuk Mantan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama tiga orang lainnya yakni Isnaini Madani, Burkiah dan Toni Aguswara.

Dikutip dari Beritabrita.com, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan, pihaknya telah memanggil keempat orang tersebut untuk melengkapi berkas perkara sesuai dengan kedudukan mereka saat proyek pembangunan itu dimulai.

Dijelaskannya, untuk Isnaini ketika itu selaku Divisi Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya. Sedangkan, Burkiah selaku divisi hukum lahan dan Toni Aguswara selaku panitia lelang pembangunan.
“Benar, hari ini kita memanggil keempatnya sebagai saksi. Tiga orang datang untuk memenuhi panggilan, sementara satu orang berhalangan hadir yaitu Alex Noerdin,” kata Khaidirman seraya mengakui bahwa pihaknya sudah mendapat surat pemberitahuan bahwa yang bersangkutan tengah menjalani pekerjaan lain yang tidak bisa ditinggalkan.
“Tiga orang saksi merupakan pemeriksaan lanjutan, sementara untuk Alex Noerdin merupakan panggilan pertama. Kita akan jadwalkan pemanggilan kembali pada hari, Kamis (8/4/2021) mendatang,” katanya lagi.

Editor : SGW