ADSCOPE

Anak Yang Hafal Alqur’an 30 Juz Tidak Dapat Menolong Orangtuanya Yang Syirik

37

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Janji Allah kepada para hafiz dan hafidzoh di akhirat adalah memberikan hadiah berupa mahkota kehormatan kepada orangtuanya. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis.

Hadist yang diriwayatkan dariri Abu Hurairah ra : “Baginda bersabda, orang yang hafal Alqur’an kelak akan datang dan Alqur’an akan berkata, “Wahai Tuhan, pakaikanlah dia dengan pakaian yang baik lagi baru.” Maka orang tersebut diberi mahkota kehormatan.

Alqur’an berkata lagi, “Wahai Tuhan tambahkanlah pakaiannya.” Kemudian orang itu diberi pakaian kehormatannya. Alqur’an berkata lagi, “Wahai Tuhan, ridhailah dia.” Maka kepadanya dikatakan, “Baca dan naiklah.” Dan untuk setiap ayat, ia diberi tambahan satu kebajikan.” (HR. At-Tirmidzi).

Tak hanya itu, orang tuanya pun akan diberikan makhota cahaya ketika di akhirat nanti. Hal ini dijelaskan dari Burairah RA , Nabi Muhammad bersabda : “ Siapa yang menghafal Alqur’an, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan Al-Qur’an.” (HR. Hakim).

Akan tetapi hal seperti diatas tidak berlaku bagi orangtua yang menyekutukan Allah subhanawata’alla.

“Setinggi apapun derajat anaknya, ia tidak bisa menolong orangtuanya di akhirat jika orangtuanya menyekutukan Allah,” kata Ustadz Akhirudin, Lc, Jum’at (26/3/2021) dalam Talkshow Palembang Muslim Event 2021.

Meninggal dalam keadaan syirik menyekutukan Allah ataupun dalam keadaan memakai jimat didalam tubuhnya.
Ustad Imama menegaskan, jika kalian menginginkan berkumpul di surga bersama keluarga maka jangan pernah menyekutukan Allah subhanawata’alla
“Contoh kecil seperti para ibu percaya menaruh gunting di dekat bayi agar terhindar dari makhluk halus, hal tersebut sama dengan syirik kepada Allah, tidak mempercayai Allah akan menjaganya,”katanya.

Tidak ada nilai sedikitpun dari Allah walaupun kita sudah melakukan semua ibadah wajib maupun sunnah jika diri masih dalam keadaan Syirik menyekutukan Allah.

“Hidup kita ini bukan untuk dunia, namun untuk akhirat, untuk mencapai syurganya allah dan berkumpul bersama keluarga Di syurganya Allah, “katanya.

Reporter : Trijumartini