Dinkes Muratara Target Vaksin 60 Orang Per Hari

63

MAKLUMATNEWS.com, MURATARA-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Marlinda Sari, menegaskan untuk penyuntikan vaksin ditargetkan 60 orang perhari. Untuk tahap pertama vaksin diutamakan untuk tenaga kesehatan (Nakes) diwilayah Kabupaten Muratara.
“Saya Nakes bersedia di vaksin. Apalagi sudah keluar edaran dari BPOM Emergency Yus Autorice bahwa vaksin 65,3 persen efeksikasinya apabila dilakukan vaksinasi. Artinya kita sudah melebihi batas minimum WHO 50 persen keamanan,” ucapnya kepada Maklumatnews.com, Selasa (12/1/2021) diruang kerjanya.

Dari ketentuan itu, artinya vaksinasi sudah bisa dilaksanakan. Mengenai tehnis pelaksanaan masih koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Karena berdasarkan imformasi terakhir yang pertama melaksanakan vaksinasi, Palembang, OI dan Musi Banyu Asin. Sedangkan untuk Kabupaten Muratara masih menunggu dari Provinsi Sumsel.

“Untuk Kabupaten Muratara pelaksanaan vaksin masih menunggu petunjuk dari Provinsi Sumsel,”jelasnya.

Ditanya masalah persiapan? Marlinda mengatakan untuk saat ini persiapan vaksinasi baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun tempat diletakannya vaksin sudah mencapai 80 persen. Artinya untuk penempatan vaksin dan tenaga untuk pelaksanaan vaksin sudah tidak ada kendala.

“Vaksin sudah dilakukan berbagai persiapan, baik SDM, tempat pelaksanaan, penyimpanan vaksin di 8 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit (RS),”Terangnya.

Masih katanya untuk vaksin sendiri dapat dari Pusat kemudian transit ke Provinsi Sumsel. Setelah di Provinsi, dari Dinkes Muratara akan mengambil sendiri ke Provinsi dengan pengawalan dari TNI dan Polri.
“Pengawalan dari TNI dan Polri membawa vaksin menuju tempat penyimpanan Farmasi sebelum di distribusikan ke unit pelayanan di 8 puskesmas dan rumah sakit,”jelasnya.

Begitu juga pada saat pelaksanaan pihaknya tetap berkerjasama dengan TNI dan Polri ditambah Sat Pol PP untuk pengamanan vaksinasi.

Masih katanya mengenai vaksin covid-19 di Muratara yang sampai saat ini masih menunggu instruksi dari pemerintah provinsi. Rencananya masuk dalam gelombang kedua dan dikabarkan ada 109.317 vaksin akan distribusikan.

Reporter : Wan Asri