Gubernur Sumsel Herman Deru Jaminkan Dirinya Untuk Penangguhan Penahanan 4 Mahasiswa Palembang

354

 

MAKLUMATNEWS.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru jaminkan dirinya demi penangguhan penahanan 4 mahasiswa yang saat ini ditahan di Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel.

Sikap gubernur yang peduli nasib mahasiswa dan generasi muda Sumsel ini, ditegaskannnya ditengah-tengah aksi unjuk rasa  puluhan mahasiswa UIN Raden Fatah yang berlangsung di halaman kantor gubernur di Jalan Kapten A.Rivai, Palembang, Kamis, 19 November 2020.

Aksi demonstrasi yang dilakukan pada kali ini untuk menuntut agar dibebaskannya keempat rekan mereka yang ditahan atas dugaan perusakan kendaraan PAMOVIT Polda Sumsel saat terjadi aksi didepan Kantor DPRD Sumsel beberapa waktu lalu.

Koordinator Lapangan (Korlap), Teja Anggara mengharapkan ke-empat rekannya itu bisa dilakukan penangguhan penahanan karena mereka masih aktif kuliah.

“Kami juga meminta agar Pemprov Sumsel yang dalam hal ini dipimpin Gubernur Bapak Herman Deru dapat menjamin penangguhan keempat rekan mereka ataupun mahasiswa lain yang masih ditahan di Polda Sumsel,” pinta Teja.

Menurut Korlap ini, keempat rekan mereka yang ditahan itu merupakan korban provokasi dari pelaku utama yang sampai saat ini belum ditangkap. “Kami sepakat jika kawan-kawan kami ini merupakan korban provokasi bukan pelaku utama atau otak dari pengrusakan kendaraan tersebut,” ujar Teja.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru yang menemui langsung para aksi berjanji jika dirinya akan menjadi penjamin tuntutan pembebasan ataupun penangguhan yang akan di lakukan baik dari sesama rekan mahasiswa ataupun orang tua dari mahasiswa yang ditahan.

“Sebelum saya menemui kalian (Para Aksi) saya komunikasi ke salah satu pimpinan Polda Sumsel, dan saya katakan bersedia menjadi penjamin, secara pribadi atau juga secara kelembagaan,” katanya

Untuk merealisasikannya, Herman Deru meminta agar orang tua dari keempat mahasiswa yang ditahan segera menuliskan surat penangguhan yang nanti akan ditandatanganinya sebagai penjamin.

“Silakan tulis suratnya, nanti berikan ke saya untuk saya tandatangani. Rekan mahasiswa lain kawal surat ini dan hantarkan ke Polda Sumsel dengan prosedur yang benar. Diantara sekian banyak regulasi tentang penangguhan, saya merespon karena ini cara yang legal. Sebagai penjamin diluar keluarga saya akan ikut menjaminkan,” kata Deru.

Untuk diketahui, keempat mahasiswa yang ditahan karena diduga telah melakukan aksi pengrusakan kendaraan Pamovit Polda Sumsel yaitu seorang mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang, satu mahasiswa Politekhnik Negeri Sriwijaya dan seorang lagi dari mahasiswa Stisipol Palembang. (*)

Reporter :  Maulana Nt

Editor     :  Aspani Yasland