Hari Ini Prosesi Haji 2020 Dimulai dengan Tarwiyah di Mina  

135

 

MAKLUMATNEWS.com — Ribuan jemaah haji ini sudah  berada di kota Mekkah. Mereka mulai mempersiapkan diri untuk menuju Arafah untuk memulai prosesi haji dengan melakukan ibadah Wukuf 9 Zhulhijjah.

Hari ini, Rabu, 29 Juli 2020  para calon jemaah haji akan melakukan Tarwiyah kemudian menuju Padang Arafah. Sedangkan wukuf di Arafah jatuh pada hari Kamis, 30 Juli 2020 atau pada tanggal 9 Zhulhijjah.

Khotbah wukuf di Arafah tahun ini akan disiarkan dalam 10 bahasa. Ini dilakukan guna menyampaikan pesan lebih luas kepada muslim dunia yang tahun ini tidak bisa menjalankan ibadah Haji akibat pandemi Covid-19.

 Di Padang Arafah, mereka akan berdoa dan beribadah lainnya sampai matahari terbenam selanjutnya berjalan kaki ke Muzdalifah untuk bermalam.

Dikutip dari SaudiGazette, Sabtu, 25 Juli 2020, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, Kepala Hubungan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, mengatakan khotbah wukuf Arafah akan disiarkan secara streaming dalam 10 bahasa dunia yakni Bahasa Inggris, Malaysia, Urdu, Persia, Prancis, China, Turki, Rusia, Hausa dan Bengali. Siaran langsung bisa disaksikan melalui apilikasi Wukuf Arafah dan platform Manarat Al-Haramain.

Ini akan menjadi tahun ketiga beruntun program khotbah banyak bahasa yang dijalankan pemerintah Arab Saudi untuk mengirimkan pesan ibadah Haji kepada muslim di berbagai penjuru dunia.

Karena pandemi Covid-19 ini, pemerintah Arab Saudi memutuskan pembatasan jemaah haji. Bila tahun-tahun sebelumnya ada 2,5 juta jemaah haji dari seluruh dunia, saat ini diperkirakan hanya sekitar 10 ribu orang. Peaksanaan ibadah haji saat ini dengan pengawasan ketat sesuai protokol kesehatan.

Pelaksanaan haji dimulai pada 29 Juli dan Wukuf jatuh pada Kamis 30 Juli. Saat Idul Adha Masjidil Haram juga ditutup. Aturan lain di Masjid Haram adalah jemaah tidak boleh menyentuh kain Ka’bah dan Hajar Aswad. Di sekeliling Ka’bah juga diberi pagar pembatas setinggi lebih dari 1,5 meter dan dijaga ketat petugas.

Lantai Masjidil Haram juga tidak ada kain karpet. Sedagan di tempat Sai di Safa dan Marwah di semua lantai juga diberi jalur pembatas. Bila ada jemaah yang melanggar aturan pemeruntah Arab Saudi memberlakukan hukuman denda bertingkat. (*)

Editor : Aspani Yasland