Muhammadiyah Minta Blokir Adzan Untuk Jihad

160

 MAKLUMATNEWS.com — Sekkretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti angkat bicara terkait beredarnya video tentang redaksi adzan yang diubah dengan kalimat ajakan jihad (hayya ‘alal jihad).

“Saya belum menemukan Hadits yang menjadi dasar adzan tersebut. Saya juga tidak tahu apa tujuan mengumandangkan adzan dengan bacaan ‘hayya alal jihad’,” katanya, Senin, 30 November 2020.

Menurut dia, aparatur keamanan dapat melakukan penyelidikan dan memblokir supaya video adzan tersebut tidak semakin beredar dan meresahkan masyarakat.

“Balitbang Kementerian Agama dapat segera meneliti. Ormas-ormas Islam perlu segera memberikan tuntunan kepada para anggota agar tetap teguh mengikuti ajaran agama Islam yang lurus,” kata Mubaligh kelahiran Kudus, 2 September 1968 ini, sebagaimana dikutip MAKLUMATNEWS.com dari MoeslimChoice.com.

Seperti diketahui, dalam sebuah video yang viral, kalimat “hayya ‘alas sholah” dalam adzan diubah menjadi “hayya ‘alal jihad”. Dalam video itu tampak sejumlah orang membawa senjata tajam saat adzan dikumandangkan.

Dalam video lainnya, juga terlihat lima orang jamaah sedang berdiri. Salah satu jamaah berkemeja hitam yang berdiri paling depan, melantunkan adzan. Namun, adzan yang dilatunkannya berbunyi “hayya ‘alal Jihad” dan diikuti oleh jamaah lainnya.(*)

Editor : Aspani Yasland