DI KONTEN

Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar Diduga  Pasutri yang Baru 6 Bulan Menikah

56
ramadan oki

 MAKLUMATNEWS.com —  Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan dua terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dipastikan adalah pasangan suami-istri (Pasutri) berinisal L dan YSF.

Dikatakan, polisi mendapatkan identitas terduga pelaku laki-laki dengan pencocokan DNA. Puslabfor membandingkan DNA terduga dengan DNA keluarga. Sedangkan, identitas pelaku perempuan terindentifikasi dengan metode sidik jari oleh tim Inafis.

“Identik bahwa pelaku yang laki-laki betul bernama saudara L. Dan ini sudah kita cocokkan dengan keluarganya, sedangkan yang perempuan adalah saudara YSF. Yang perempuan ini adalah istri saudara L dan sudah sudah kita identifikasi, identik dengan sidik jari yang kita dapatkan,” kata Kapolri di Polda Sulsel, Senin, 29 Maret 2021 sebagaimana dikutip MAKLUMATNEWS.com dari Merdeka.com.

Listyo menerangkan, L dan YSF menikah sejak enam bulan lalu. Mereka dinikahkan oleh Rizaldi yang merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Listyo menyebut, Rizaldi telah ditangkap oleh Densus 88 Antiteror pada Januari lalu.

“Rizaldi adalah kelompok JAD yang terkait dengan peristiwa di Gereja Katedral Jolo di Filipina pada 2018,” ujar dia.

Bom bunuh diri terjadi di Jalan Kartini, Kota Makassar. Bom meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad, 28 Maret 2021.

Berdasarkan keterangan awal disebut pelaku berjumlah dua menggunakan sepeda motor secara berbocengan. Keduanya hendak masuk ke dalam gereja namun dihalau oleh petugas keamanan. Bom pun meledak hingga melukai belasan orang dan merusak beberapa fasilitas.(*)

Editor : Aspani Yasland