KRIMINALITAS

Bukan Begal, Pelaku Pembacokan di Gandus Ternyata Tersulut Emosi

MAKLUMATNEWS. com,  Palembang—Pelaku Pembacokan di Gadus Diringkus, Tersulut Emosi oleh perkataan korban diduga kuat menjadi pemicunya.

Sebelumnya, peristiwa tersebut juga sempat viral di media sosial dan sempat dinarasikan sebagai korban begal, namun pihak polisi memastikan itu bukan korban begal.

Kedua tersangka bernama Erlangga (21) dan Jodi (25) warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus. Keduanya ditangkap tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Palembang, anggota Jatanras Polda Sumsel dan Pihak kepolisian Polsek Gandus setelah melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga korbam dilarikan ke Rumah Sakit Mohammad Husein Palembang.

Korban diketahui bernama Salim alias Slem warga Gandus yang mengalami luka bacok di bagian tangan.

“Ketersinggungan oleh perkataan korban akibatnya tersangka Erlangga mengajak Rekannya Jodi untuk melakukan pembacokan terhadap korban, ” jelas Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol. Dr. Harryo Sugihhartono, S.I.K., M.H yang di dampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah, Kasubdit 3 Jatanras AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait SIK MH dan Kapolsek Gandus Palembang AKP Irwan Sidik saat melakukan ungkap kasus, Jumat (5/01/2024).

Tersangka Erlangga lalu pulang dan memgambil senjata tajam jenis parang lalu mengajak rekannya Jodi untuk menemui korban di tempat kejadian.

“Para pelaku lalu mendatangi korban dan langsung membacok korban hingga terjadinya perkelahian hingga korban mengalami pembacokan di bagian tangan,” tambah Kombes Pol Harryo Sugihhartono,

Hingga kini Pihak kepolisian masih mencari pelaku Jodi yang kabur setelah membacok korban.

“Kita masih mencari pelaku lainnya yang masih berstatus DPO apabila berkas perkara Erlannga berkelanjutan,” ujar Kapolres.

Dilain pihak menurut pengakuan tersangka Erlangga dirinya merasa tersinggung akibat perkataan korban yang menurutnya kasar.

“Saya penjaga gerobak martabak saat itu korban sedang duduk di samping gerobak saya, saya tanya ‘nunggu siapa disini kak,’ korban malah menjawab dengan nada kasar ‘tidak ada, kenapa? Emang kenapa kalau saya duduk disini’ saya merasa tersinggung seperti mau mengajak untuk berkelahi.

Pelaku juga menuturkan rekannya yang juga ikut berkelahi dengan korban masih merupakan keluarganya.

” Rekan saya yang masih merupakan keluarga saya dan jodi numpang di rumah saya,” tambah tersangka.

Reporter : Yola Dwi R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button