Ragukan Keamanan, Sejumlah Guru Masih Enggan Divaksin

150

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Ditengah banyaknya pejabat yang mengkampanyakan siap untuk divaksin pertama sebagai langkah teladan kepada masyarakat, namun sejumlah Guru di Palembang masih meragukan keamanan dua vaksin yakni vaksin Pfizer dan Vaksin Moderna mRNA yang dikabarkan mulai didistribusikan di Sumsel.

Keraguan tak lain dengan banyaknya kabar miring tentang efek samping dengan vaksin yang akan diedarkan kepada masyarakat, terutama pelayan publik.

Andarusni Alfansyur, SPd yang merupakan guru di salah satu Madrasah di Kota Palembang ini, meragukan keamanan vaksin karena belum mendengar kabar atau melihat orang yang divaksin ternyata aman tanpa efek samping sebagaimana banyak kabar beredar.

“Vaksin ini menurut Saya kabar baik, tapi sekaligus banyak yang meragukan termasuk Saya. Jadi kalau Saya diminta divaksin, Saya masih ngeri kecuali ada hasil ujicoba dan pertanggungjawaban dari Pemerintah,” tegasnya, Rabu (13/1/2021).

Ia menambahkan bahwa profesi guru sangatlah penting sebagai pelayan publik yang akan bersentuhan langsung bersama siswa-siswinya. Sama halnya pelayanan publik lain dengan berbagai aktivitas kerjanya.

Sehingga butuh pertimbangan yang matang dengan melihat dan meyakini akan ada rasa aman jika nanti divaksin tanpa efek samping negatif dari obat tersebut.

“Jadi tunggu ada rasa aman dulu. Saya tak sekuat itu dengan langsung menerima vaksin,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Lili Kurniawati SPd SD salah satu guru SD di Kota Palembang yang mengaku takut untuk divaksin. Alasannya pun sama, selain belum yakin keamanan vaksin dirinya takut terjadi apa-apa setelah divaksin.

Sebagai guru ia juga mengaku seperti buah simalakama jika vaksin itu diwajibkan bagi guru sementara dirinya masih meragukan dan takut akan dampak buruk dari vaksin tersebut.

“Takut juga sih, Tapi kalau memang dipaksa dan terpaksa, apa boleh buat, nurut saja,” terangnya.

Reporter : Sugi