Sedih, Mau Mudik Lebaran Dilarang

Larangan berlaku untuk seluruh masyarakat untuk mudik ke kampung halaman

121

MAKLUMATNEWS.Com  – Tahun ini menjadi situasi yang begitu menyedihkan bagi sebagian besar masyarakat Islam Indonesia. Karena adanya wabah Covid-19, sehingga tradisi mudik lebaran  menjadi terlarang oleh Pemerintah RI. Kesemua itu tidak terlepas dari keinginan adanya penekanan angka yang terserang virus ini.

Puasa Ramdhan, Lebaran dan mudik adalah tradisi yang begitu bermakna bagi umat Islam bahkan bangsa Indonesia. Namun kondisi penyakit menular, menyebabkan tradisi yang saling bertemu di mesjid, silaturrahim ke rumah pada lebaran, dan mudik lebaran mengunjungi ayah dan ibu ke kampung jadi tidak bisa lagi dilakukan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang seluruh masyarakat untuk mudik ke kampung halaman menjelang bulan Ramadhan di tengah pandemi corona. Sebelumnya, larangan mudik ini hanya diberlakukan kepada ASN, TNI, Polri, dan juga para pegawai BUMN untuk mencegah penyebaran virus corona di berbagai daerah.

“Setelah larangan mudik bagi ASN, TNI, Polri, dan pegawai BUMN sudah kita lakukan pada minggu yang lalu. Pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas lanjutan pembahasan antisipasi mudik di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4).

Jokowi meminta seluruh jajarannya menyiapkan pelaksanaan larangan mudik tersebut. Berdasarkan hasil kajian di lapangan dan juga survei dari Kementerian Perhubungan, sebanyak 24 persen masyarakat masih bersikeras untuk tetap melakukan mudik meskipun sebelumnya sudah ada imbauan dari pemerintah agar tak kembali ke kampung halaman.

Sedangkan sebanyak 7 persen lainnya tercatat telah mudik ke daerahnya masing-masing, dan 68 persen lainnya dilaporkan tak melakukan mudik. “Artinya masih ada angka yang sangat besar yaitu 24 persen tadi,” ucap dia.

Selain itu, Presiden juga menyinggung soal pemberian bantuan sosial kepada masyarakat di Jabodetabek. Pembagian bansos tersebut telah dilaksanakan sejak kemarin. Sedangkan, program Kartu Pra Kerja juga telah berjalan. “Minggu ini juga bantuan sosial tunai juga sudah dikerjakan,” tambah Jokowi.

Editor: Bangun Lubis