DI KONTEN

Siswa, Guru Dan Penerapan Belajar Online Di Desa

85
ramadan oki

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Sistem pembelajaran daring atau dalam jaringanadalah sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online dengan menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online).

Sistem pembelajaran dilaksanakan melalui Handphone atau Laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Guru bisa melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media sosial seperti WhatsApp (WA), telegram, Classroom, aplikasi zoom ataupun media lainnya sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, guru dapat memastikan siswa mengikuti pembelajaran dalam waktu yang bersamaan, meskipun di tempat yang berbeda.

Masyarakat Indonesia berharap bahwa pembelajaran daring ini dapat menjadi solusi yang tepat menyikapi permasalahan atau bencana yang sedang terjadi di Negara ini, namun hal tersebut tidak sepenuhnya efektif bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa, yang mayoritas orang tua nya adalah seorang petani. Kendala-kendala bermunculan mulai dari orang tua hanya memiliki satu Handphone, tidak sanggup membeli kuota internet, sinyal yang buruk, bahkan orang tua yang tidak memiliki Handphone Android. Menanggapi hal tersebut pihak Sekolah Dasar memberikan saran jika yang tidak memiliki handphone bisa langsung menemui Guru yang bersangkutan jika ingin mengumpulkan tugas.

Guru bisa saja menerapkan sistem belajar yang efektif dengan bantuan teknologi informasi yang ada, namun para Guru tidak bisa memaksakan keadaan jika lingkungan yang tidak mendukung dari sisi Ekonomi, kebanyakan Sekolah Dasar di Desa hanya menggunakan media WhatsApp untuk melakukan pembelajaran yaitu setiap wali kelas membuat Grup kelas masing-masing, dalam Grup tersebut Guru hanya memberikan materi maupun video untuk belajar para siswa, jika siswa ada yang mengalami kesulitan bisa bertanya, untuk mengumpulkan tugas bisa di foto lalu kirim ke WA Guru secara Personal Chat.

Terkadang Guru kesulitan untuk memantau apakah siswa nya benar-benar belajar saat dirumah, karena tidak bisa melakukan pembelajaran dalam waktu yang bersamaan seperti melakukan Video Call ataupun Zoom Meeting, kebanyakan para siswa malas jika belajar dirumah, sulit untuk di arahkan oleh orang tua sampai- sampai ada beberapa orang tua yang mengerjakan tugas anaknya, orang tua mengakui biasanya mereka hanya menyerahkan anaknya pada sekolah namun kini merasakan betapa sulitnya membimbing anak untuk belajar dengan pengetahuan yang terbatas.

Para Guru maupun orang tua mengharaakan negara ini kembali pulih seperti dulu lagi, sehingga pendidikan di Desa dapat berjalan sebagaimana mestinya dan anak anak mereka bisa mendapatkan Ilmu Pengetahuan, bersosialisasi di Lingkungan Sekolah. Melihat betapa mirisnya pergaulan saat ini, dengan meninggalkan anaknya dirumah dan bebas bermain saat orang tua bekerja dari pagi sampai sore.

Penulis : M Hidayat Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang