Sungguh Disayangkan, Direksi PDAM Tirta Musi Diduga Lakukan Bullying Kepada Wartawan Yang Sudah Sembuh Dari Covid-19

1,213

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Kejadian memilukan terjadi kepada ER, wartawan Palembang Pos yang belum lama ini terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dimana, saat liputan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi, ER mendapat ejekan dari beberapa direksi perusahaan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tersebut. Ejekan dengan nada sinis ini sudah beberapa kali dilakukan.

Bukan mendapatkan dukungan, ER seakan tidak diterima, meski saat ini ia telah dinyatakan sembuh dan negatif berdasarkan hasil swab terakhir.

Dengan nada terengah-terengah, ER sangat menyayangkan sikap Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya, yang seolah-olah takut dengan kedatangan dirinya dikantor yang terletak di Jalan Rambutan Palembang.

“Bukan cuma hari ini, minggu lalu jugo mereka seakan-akan takut dengan kedatangan aku. Mulai dari Dirut maupun Direktur Operasional (Dirops). Bahkan, Dirops langsung pindah tempat duduk,” ungkapnya sambil menangis.

Untuk kedua kalinya ini, ER benar-benar tak kuasa menahan malu lantaran terus menerus di olok olok sebagai mantan penderita Covid-19, apalagi kejadian tersebut terjadi didepan teman teman se-profesinya dan beberapa jajaran pegawai perushaan plat merah tersebut.

“Kalau penesan (bercanda) tidak seperti itu,ini kedua kalinya disebut Covid-19 di depan teman media dan pegawai PDAM,” kata ER.

ER mengatakan bahwa dirinya sudah benar-benar sembuh dan hasil swab terakhir dinyatakan negatif usai yang menjalani isolasi di Wisma Atlet Jakabaring Palembang bulan lalu.

Meski pernah dijangkit virus yang ditakuti seluruh dunia ini, akan tetapi dirinya sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) bukan penyakit akun yang seperti kebanyakan pasien.

“Walikota Palembang bae setiap liputan dan pernah ngatoi (menjelekan) aku Covid, Sekda, Wawako, bahkan mereka memberi semangat dan tidak menjauhi apalogi menghukum dengan olok olokan, nah ini ada apa?,” katanya.

Kekesalannya terjadi bemula pada Kamis (2/7/2020), saat jumpa pers, terkait pemberitaan keluhan warga yang mempertanyakan tagihan PDAM mlonjak selama Covid 19, dan Jumat (10/7/2020) olokan yang sama juga kembali diterimanya, usai menghadiri jumpa pers mengenai peningkatan pelayanan ke palnggan PDAM Tirta Musi Palembang yang akan melaksanakan pemasangan trafo tegangan menengah dan pekerjaan pemasangan MDAP 1600 A, Jumat (10/7/2020) sore.

“Saat selesai jumpa pers, mau keluar ruangan saya ditunjuk, COVID 19, dan jari telunjuknya mengarah ke saya, mungkin bermaksud bercanda, namun ini untuk ke dua kalinya, itu saya anggap bukan lagi main main,” tegasnya.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Musi Andi Wijaya mengaku, jika ia hanya bercanda dan main-main. “Main-main bae aku nehh.. Maaf nian oii.. Karno sudah deket itu, jadi aku main-main,” ujarnya.

Apa yang dilakukan direksi PDAM Tirta Musi tersebut, sangat disayangkan oleh Raden, salah satu wartawan yang bertugas di Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. “Tidak seharusnya pejabat publik berkata seperti itu, walaupun niatnya hanya bercanda,” katanya.

Walikota Palembang, Harnojoyo harus bertindak, jika perlu pecat kedua direksi tersebut. Karena berkaitan dengan attitude seorang pejabat pelayan publik. Jika attitude nya sudah tidak baik, bagaimana ia bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kalo tidak ditindak, ditakutkan akan diikuti pejabat lain. Kasian Walikota, memiliki pejabat yang tidak memiliki attitude yang kurang baik,” katanya.

Reporter : Kamayel