Begini Modus Para Pelaku Begal di Kota Palembang

MAKLUMATNEWS.com, Palembang,—–Salah satu pelaku Begal yangtelah beraksi di beberapa tempat di Kota Palembang, Rohit (29) dihadirkan di acara giat ungkap kasus di Mapolres Palembang, pada Kamis (24/10/2024)
Para pelaku ini tergolong sadis, sebab mereka tidak segan-segan melukai korbannya.
“Modusnya para pelaku ini selalu berboncengan bertiga saat beraksi dengan mengendarai motor, mereka lalu memepet dan mengejar korbannya dilokasi yang sepi,” ujar Kapolrestabes Kota Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono.
Dikatakan Harryo, apabila korban mencoba melawan maka para pelaku tidak segan melakukan kekerasan dengan cara membacok korban dengan senjata tajam.
“Pada saat berboncengan bertiga, Ade (DPO) membawa motor, duduk ditengah Agung dengan membawa parang panjang, dan dibelakang Rohkit Guntoro membawa membawa sajam jenis golok,” katanya.
Kata Harryo, selain itu pihaknya juga mengamankan barang bukti yakni sepucuk senjata api rakitan jenis revolver kaliber 9 mili dengan isi 4 peluru.
Diketahui Agung ternyata sudah menembakan dua kali senjata api rakitan jenis revolver kaliber 9 mili ke arah petugas. Beruntung kedua tembakan itu tidak ada yang mengenai petugas.
“Dua peluru sudah dipakai pelaku saat melakukan perlawanan akan ditangkap. Dann masih tersisa dua peluru,” paparnya.
Selain senjata api, sambung Harryo anggotanya juga mengamankan sepeda motor yang digunakan para pelaku pada saat melakukan aksi kejahatan.
Atas perbuatannya pelaku Rohit akan diterapkan dengan Pasal 365 ayat 2 ke 1e, 2e KUHP. Dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selamanya 12 tahun penjara.
Sementara itu, pelaku Rohit mengatakan bahwa mereka beraksi selalu dimalam hari pada pukul 01.30 WIB, menggunakan motor Ade.
“Kami dijemput oleh Ade, sudah dua kali melakukan pembacokan terhadap korban saat beraksi di 10 TKP, terakhir di Alang – Alang Lebar, dan di kawasan jalan Soekarno Hatta, Agung juga bertugas membacok korban,” katanya.
Menurutnya, sudah dua kali melakukan pembacokan terhadap korban saat beraksi di 10 TKP yang terakhir di Alang – Alang Lebar, dan di kawasan Jalan Soekarno Hatta
Pelaku mengatakan setiap hasil kejahatan yang didapat akan digunakan untuk keperluan sehari – hari.
“Hasil curian sepeda motor kami jual,” pungkasnya. (Yola Dwi R)




