DI KONTEN

Tak Serahkan Laporan Kinerja, Insentif Ketua RT Tertunda

79
ramadan oki

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Laporan kinerja bulanan oleh yang menjabat RT/RW menjadi syarat pencairan insentif. Untuk membayar empat bulan tunggakan Pemerintah Kota Palembang menggelontorkan dana Rp3 miliar.

Seperti diketahui, ada sekitar 5.077 RT/RW yang menjabat dan mendapatkan insentif perbulannya Rp600 ribu. Namun Pemkot Palembang mengevaluasi masih banyak yang tidak menyerahkan laporan kinerjanya.

Setelah sempat menunggak pembayaran insentif bagi ribuan RT/RW ini hampir empat bulan ini, Pemkot Palembang mengaku jika dana insentif senilai Rp 600 ribu perbulan bagi RT/RW telah dibayarkan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang, Zulkarnain mengatakan, dari 18 kecamatan BPKAD telah membayarkan insentif RT/RW di 17 kecamatan. Dengan total dana yang dibayarkan mencapai Rp3 miliar untuk pembayaran selama tenggat waktu mulai Januari-April 2021.

“Tapi ini beragam, ada yang baru dibayarkan dua bulan, tiga bulan dan ada yang sudah empat bulan. Kami masih menunggu Ilir Timur I untuk menyampaikan laporannya, katanya mereka akan segera menyerahkan,” katanya, Selasa (4/5/2021).

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menyebutkan bahwa selama ini masih banyak RT/RW yang tidak menyerahkan laporan kinerjanya sebagai bentuk pertanggungjawaban ketika menerima insentif.

“Selama ini banyak yang tidak menyerahkan laporan kinerjanya ke Kelurahan, makanya insentifnya tidak bisa dicairkan. Aturannya seperti itu inilah yang membuat adanya keterlambatan pembayaran,” katanya.

Fitrianti mengatakan, setiap RT/RW di Palembang mendapatkan dana operasional yang seharusnya mereka bisa menggambarkan kinerja apa saja yang telah dilakukan.

“Laporan inilah yang diserahkan ke kami untuk pencairan. Karena ada keterlambatan dari RT/RW mempengaruhi proses pembayaran. Keterlambatan satu orang saja bisa mempengaruhi yang lain,” katanya.

Ketika semua RT/RW dalam satu kelurahan/kecamatan lengkap maka proses pengajuan untuk pembayaran insentif bisa dilakukan segera. Sebagai contoh, di Kecamatan Sukarami yang semua RT/RW telah menyampaikan hasil kinerjanya sehingga pembayaran insentif selama empat bulan yang sempat tertunda bisa langsung dibayarkan hingga kurun waktu April 2021.

“Jadi langsung empat bulan dibayarkan, tapi ada juga yang belum lengkap seperti Ilir Timur I yang belum lengkap sehingga tidak bisa dibayarkan,” katanya. (Kamayel Ar-Razi).