ADSCOPE

Tingkatkan Lulusan Universtiras PGRI Hadirkan Pembicara Internasional

38

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Guna meningkatkan kualitas lulusan mahasiswa Strata Dua (S-2), Universitas PGRI Palembang menghadirkan 10 narasumber dari delapan negara pada Seminar Internasional The Internasional Conference on Education Universitas PGRI Palembang di Hotel Wyndham Palembang, Senin (25/1/2021).

Seminar Internasional yang bertajuk Innovative, Colaborative, Planning Research to Face Digital Education Transformation ini diharapkan mampu melahirkan guru yang berkualitas dalam era digital saat ini.

Seminar ini juga sekaligus menguji kompetensi mereka pada mahasiswa S-2 dalam menulis jurnal, menulis berbagai karya ilmiah serta kompetensi digital.

“Hari ini, ditengah pandemic Covid 19, kita semua masih dapat berkumpul dan bersilaturrahmi, melaksanakan kegiatan ilmiah “International Conference on Education Universitas PGRI Palembang yang insyaallah akan berlangsung hingga 4 hari kedepan dengan menghadirkan 10 orang narasumber utama, yang berasal dari 8 Negara, yaitu Indonesia, Pakistan, Philipine, Thailand, USA, Nepal, India dan Canada,” ujar Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukan Lian MM.

Ia menambahkan Seminar Internasional ini di ikuti juga oleh 194 partisipan dan 580 orang presenter yang juga berasal dari berbagai negara di antaranya Indonesia, Kogo-Afrika, Inggris, Sidney-Australia, Bangkok-Thailand, Vietnam, Bangladesh, India, Singapura dan Kuala Lumpur-Malaysia.

Sementara itu dikatakan Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto didampingi Ketua YPLP- PT PGRI Hj Melia Rosani MH berharap bahwa melalui Seminar Internasional ini diharapkan para mahasiswa S-2 mampu menyerap ilmu dari para narasumber berkompeten dari delapan negara yang dihadirkan.

“Sehingga nantinya mereka yang kelak akan menjadi guru, secara kompetensi memiliki kognitif yang baik,” jelasnya.

Ia juga berharap, Pandemi Covid-19 ini juga memaksa guru harus memiliki kemampuan digital yang baik. Sehingga mampu berinovasi dalam proses belajar dan mengajar.

“Guru S-2 harus mempunyai kemampuan digital yang mendunia, apalagi ditengah era 4.0 ini,” pungkasnya.

Reporter : Sugi