DI KONTEN

Untuk Mengelabui Warga, Bapak Ini Beralasan Anaknya Kesurupan Usai Menolak Diperkosa

332
ramadan oki

MAKLUMATNEWS.com, LAHAT — Apa yang dilakukan Ya (45) sungguh keterlaluan dan di luar akal sehat. Untuk menutup prilaku tercelanya yang sudah mencoba menggagahi anak kandungnya, Ya menuduh anaknya yang masih bersusia 15 tahun kesurupan, padahal anaknya berontak dan mencoba bunuh diri dengan minum racun karena menolak diperkosa untuk kedua kali.

Awalnya warga percaya dan mencoba membantu dengan bersama – sama memabaca Yasin dan mendoakan untuk kebaikan anakanya. Namun setelah ditelusuri dan sang anak sadar, didapatlah cerita bahwa Ya telah menghancurkan masa depan anaknya gadisnya.

Rabu (28/11/2018), korban sebut saja bernama Mawar didampingi keluarga, Kades Linggar Jaya, Kecamatan Kikim Timur, serta Ketua Adat melaporkan peristiwa memilukan itu ke Mapolres Lahat. Menurut informasi yang dihimpun, selama ini Mawar tinggal bersama Ya, dan kakaknya yang masih duduk di bangku SMA. Sedangkan ibunya atau istri Ya, sudah meninggal dunia sekitar 13 tahun lalu. “Ponakan kami ini anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakak perempuan yang tertua sudah menikah, tinggal bersama suaminya,” kata Ar (48), paman korban.

Setelah lama menduda, Ya sebenarnya sempat menikah lagi, namun rumah tangganya hanya bertahan dua bulan. Birahi Ya tidak tebendung terhadap putri kandungnya itu, awal November ini. Aksi pertama berjalan sukses. Namun, saat hendak melancarkan aksi kedua malam Minggu lalu, korban memberontak. Bahkan, berusaha bunuh diri dengan minum racun nyamuk yang dioplos dengan minuman berenergi.

Namun, nyawa korban yang duduk di bangku SMP itu berhasil diselamatkan. Korban sempat dirawat beberapa hari di Puskesmas Kikim Timur. Saat korban belum siuman, kepada keluarga dan warga desa, pelaku mengaku putrinya itu kerasukan. Sehingga warga mengajaknya menggelar yasinan di kediamannya. “Saat yasinan kami gelar, justru Ya ini kabur,” ungkap Sulaiman Efendi, Kades Linggar Jaya.

Korban yang sudah membaik pun langsung diajak keluarganya untuk berbicara, dan bertanya alasannya sampai nekat berusaha bunuh diri. Dengan polos, korban mengaku telah dicabuli bapak kandungnya. Sedangkan Ya, menghilang belum diketahui keberadaannya. “Laporan sudah masuk, kami masih minta keterangan saksi,” kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kanit PPA Ipda Omin.

EDITOR : MIMBAR AS