Serius Tangani Karhutla, Kapolda Sumsel : Korporasi Juga Bertanggungjawab

MAKLUMATNEWS.com, Palembang–Polda Sumatera Selatan (Sumsel) tidak main-main dalam pemberantasan oknum maupun korporasi yang sengaja membakar hutan (Karhutla).
Terbukti Per Hari ini, Rabu (04/09/2023) Polda Sumsel telah menangani 24 perkara dengan tersangka berjumlah 43 orang.
Adapun beberapa korporasi juga dalam penyelidikan Polda Sumsel yang diduga titik api muncul di beberapa perusahaan yang ada di sekitar Ogan Komering Ilir (OKI) maupun Ogan Ilir (OI).
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK, saat ditemui awak media pada Rabu (04/09/2023).
“Untuk koorporasi masih dalam penyelidikan yang lokasi nya ada titik api. Kita akan mempertanyakan pertanggungjawaban pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam korporasi tersebut apakah sudah menyiapkan alat pemadam kebakaran atau telah melakukan upaya pembakaran lahan,” jelas Kapolda.
Kapolda juga berterima kasih kepada beberapa korporasi seperti Sinarmas yang telah membantu mengirimkan helikopter dan alat pemadam kabakaran.
“Walau korporasi tersebut lahannya tidak termasuk dalam konsesinya, dengan membantu mengirimkan 5 helikopter waterbom, dan alat-alat pemadam kebakaran, seperti kacamata anti anti asap, pompa air dan masker, kami ucapkan terimakasih, ” tambah Kapolda.
Jenderal bintang dua tersebut menghimbau seluruh perusahaan perkebunan agar membuat lubang, menggali tanah agar dengan alat berat yang mereka miliki, agar terbentuk embung yang dapat diambil airnya oleh helicopter.
“Karena semakin berkurangnya sumber air untuk water bombing, seluruh perusahaan perkebunan juga diimbau membuat lubang agar bisa membuat embung, dan menyiapkan peralatan pemadam kebakaran, dan titik koordinat embung tersebut kirimkan kepada kami untuk diteruskan kepada satgas” katanya.
Diketahui Data Dari dirjen pengendalian dan pencemaran kerusakan lingkungan kementrian lhk sebanyak 4.083 hektare terbakar dan 38.473 hotspot per hari ini.
Reporter : Yola Dwi R




