PALEMBANG

Soal Oknum Dokter Cabuli Istri Pasien, PJ Walkot Palembang Ratu Dewa : Usut Tuntas!

#Organisasi Kedokteran Harus Pro Aktif#

MAKLUMATNEWS.com, Palembang — Wong Kito Palembang dikejutkan dengan ulah oknum dokter di salah satu rumah sakit di kota ini berbuat tidak senonoh.

Yakni mencabuli istri pasien yang tengah hamil. Meski tetap menganut asas praduga tak bersalah, namun kejadian memalukan ini menimbulkan Imej jelek rumah sakit dan profesi kedokteran.

Usut Tuntas

Untuk itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus oknum dokter mencabuli istri pasien yang sedang hamil.

Oknum dokter itu diketahui berinisial MY. Ratu Dewa mengatakan, dengan adanya kejadian ini membuat masyarakat Palembang menjadi resah dan takut untuk ke rumah sakit.

“Saya meminta dan mendukung penuh pihak kepolisian untuk mengusut tuntas adanya oknum dokter yang memperlakukan pasien dengan perilaku tidak terpuji ini sehingga membuat warga Palembang menjadi takut untuk berobat ke rumah sakit,” katanya, Rabu (28/2/2024).

Pro Aktif

Ratu Dewa juga meminta kepada organisasi kedokteran untuk pro aktif menyikapi peristiwa dan kasus yang sedang terjadi ini.

“Saya minta juga untuk organisasi kedokteran ini turun tangan dan pro aktif dalam menyikapi peristiwa ini,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini, Ratu Dewa juga mengimbau pasien dan keluarga pasien untuk selalu waspada dengan gerak-gerik oknum dokter yang mencurigakan agar kejadian ini tidak terjadi lagi.

Disuntik

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum dokter salah satu rumah sakit di Palembang berinisial MY dilaporkan ke Polda Sumsel atas kasus kekerasan seksual.

Oknum dokter spesialis ortopedi itu diduga mencabuli istri pasien yang sedang hamil.

Peristiwa yang dialami TAF (22) itu terjadi saat korban sedang menjaga suaminya yang dirawat di RS di Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan Jakabaring, Palembang pada Rabu (20/12/2023) malam.

Tak terima atas perbuatannya sang dokter, korban lalu melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.

Proses Lidik

Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini membenarkan, pihaknya telah menerima laporan TAF terkait kejadian itu.

Kata dia, saat ini penyidik masih bekerja melakukan pendalaman dan penyelidikan kasus tersebut.

“Masih proses lidik (penyelidikan),” katanya, hari Selasa (27/2/2024). (Detik.com)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button