Pj Bupati Muhammad Farid Serahkan Bantuan 411 Unit Pompa Air Kementan RI ke Kelompok Tani di Banyuasin

MAKLUMATNEWS.com, Pangkalan Balai — Bertempat di Kantor Dinas DTPH, Kamis (12/9), Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid, S.STP.,M.SI di dampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Sarip, SP.,MM menyerahkan mesin pompa air dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) untuk kelompok tani di Kabupaten Banyuasin dalam rangka perluasan areal tanam.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid menyampaikan sektor pertanian merupakan sektor vital yang menjadi perhatian Pemerintah sehingga apapun yang bisa meningkatkan produksi akan diupayakan agar Indonesia bisa mencapai swasembada pangan kembali.
Salah satu upaya yaitu pengadaan pompa air sehingga untuk mengatasi kekeringan petani tidak lagi kesulitan karena ada pompa air yang membantu mengairi lahan petani.
Di momen yang baik ini kita semua terutama teman-teman kelompok pertanian mendapatkan bantuan yang sangat penting dalam rangka kita meningkatkan produksi pertanian terutama padi.
Tidak semua daerah mendapatkan pompa air, oleh karena itu bantuan dari Kementerian Pertanian RI perlu dimanfaatkan secara maksimal.
“Bantuan pompa air ini diberikan kepada kelompok tani yang ada dibeberapa kecamatan yaitu Mekarti Jaya, Selat Penuguan, Rambutan, Karang Agung Ilir, Rantau Bayur, Sembawa, Banyuasin lll, Suak Tapeh, Air Saleh, Tungkal Ilir, Muara Telang, dan Muara Padang.
Ini merupakan anugerah untuk kita Kabupaten Banyuasin, sehingga dengan momentum ini beliau harapkan lahan pertanian tidak lagi mengalami kesulitan air pada musim kemarau dan mampu meningkatkan produksi padi sehingga Kabupaten Banyuasin bisa naik ke peringkat 3 bahkan 1 untuk Kabupaten Banyuasin penghasil padi di Indonesia,” jelasnya.
Mengutip Banyuasinkab.go.id, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Sarip mengatakan potensi lahan tanaman padi di Banyuasin berdasarkan data statistik pertanian, seluas 174.371 Ha.
Bantuan pompa air Kabupaten Banyuasin diberikan oleh Kementerian Pertanian sebanyak 411 unit dengan rincian 128 unit ukuran 3 inci, 237 unit ukuran 4 inci dan 46 unit ukuran 6 inci.
“Semoga dengan adanya mesin pompa air ini bisa mempermudah petani dari sebelumnya setahun sekali bertanam bisa menjadi dua atau tiga kali dari setahun.
Diharapkan ke depannya bisa menjaga mesin pompa air ini dengan baik sehingga bisa bermanfaat untuk proses pertanian,” ujarnya



