LUBUKLINGGAU

Depresi Warga Lubuklinggau Utara Satu, Gantung Diri

MAKLUMATNEWS.com,LUBUKLINGGAU-Diduga depresi, Junaidi (25) warga Jln. Soekarno Hatta RT 01 Kelurahan Petanang Ilir Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau ditemukan tewas gantung diri.

Korban ditemukan gantung diri dirumahnya dengan seutas tali yang terikat ditiang tengah rumah orang tua korban, Rabu (19/10/2022) sekitar pukul 16.00 wib.

Korban meninggal dunia akibat gantung diri setelah dilakukan pemeriksaan luar terhadap kondisi tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan fisik atau penganiayaan. Dan hanya ditemukan tanda-tanda atau ciri-ciri orang bunuh diri (gantung diri) bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara menggantung dirinya dengan tali tambang yang mana setelah dilakukan pemeriksaan medis luar terhadap kondisi korban terlihat kedua mata korban terbuka, lidah setengah menjulur keluar, pada dubur ditemukan Feses (kotoran) dan pada kemaluan korban ada cairan (sperma) serta sekeliling leher ada luka lebam akibat jeratan tali.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, S.ik didampingi Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara, SH.MH mengatakan Rabu (19/10/2022) sekitar pukul 12.00 wib berawal dari saksi – saksi yang berada di Jalan Sukarno Hatta RT 01 Kelurahab Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I menghubungi pihak Kepolisian Polsek Lubuklinggau Utara yang memberitahukan tentang penemuan mayat seorang laki-laki.

Setelah mendapatkan informasi tersebut kemudian gabungan pihak Kepolisian dari Polsek LubukLinggau Utara I yang dipimpin oleh AKP Baruanto Amin S yang didampingi Kanitreskrim Polsek LubukLinggau Utara 1 Bripka Suherman, SH.,MH dan piket SPK Polsek lubuklinggau Utara dibantu Personil SPKT Piket Fungsi, Kaur Ident Inafis serta personil Identifikasi Satreskrim Polres Lubuklinggau di Pimpin Langsung Kasat Reskrim AKP Robi Sugara,SH.MH di dampingi Kanit Pidum Ipda Jemy Aman Gumayel,SH* langsung mendatangi dan mengamankan dan dipasang *Police line kemudian melakukan Olah TKP.

Dari hasil Keterangan yang didapat dari saksi-saksi di TKP didapat keterangan jika korban Junaidi sebelumnya Pamit untuk pergi kerumahnnya (TKP) yang tidak jauh dari rumah tempat tinggalnya bersama orang tuanya setelah itu korban tidak ada kabar. Kemudian sekitar pukul 16.00 wib saksi datang kerumah korban di samping kantor camat Utara I. Saksi memanggil-manggil korban namun korban tidak menjawab panggilan tersebut.

Setelah tidak mendapatkan jawaban saksi berinisiatif untuk membuka pintu dimana saat itu pintu tidak terkunci. Pada saat pintu terbuka saksi melihat korban dalam keadaan sudah dalam posisi gantung diri menggunakan seutas tali tambang yang terikat ditiang atas tengah rumah milik korban.

Saat dilakukan Pemeriksaan luar terhadap kondisi tubuh korban tidak ditemukan Tanda-tanda adanya kekerasan fisik atau penganiayaan dan hanya ditemukan tanda-tanda atau ciri-ciri orang bunuh diri (gantung diri) bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri.

Dengan cara menggantung dirinya dengan tali tambang yang mana setelah dilakukan Pemeriksaan medis luar thdp Kondisi Korban terlihat kedua mata korban terbuka, lidah setengah menjulur keluar, pada dubur ditemukan Feses (kotoran) dan pada kemaluan korban ada cairan (sperma) serta sekeliling leher ada luka lebam akibat jeratan tali, diketahui saat itu korban tinggal sendirian dirumahnya.

Menurut keterangan saksi Boby (keponakan korban) bahwa korban mengalami Depresi atau tekanan jiwa dlm hidup yg hingga sekarang korban blm berkeluarga dan sering terlihat tidak sadar apa yg dilakukan dan sebelumnya diketahui oleh pihak keluarga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara yang sama sekira tahun 2021 yang lalu, tetapi dapat dicegah.

Kemudian selesai melakukan Olah TKP kemudian Mayat Korban dibawa ke Rumah duka atas permintaan pihak keluarga sebagai orang tuanya guna dilakukan persiapan utk pemakaman dan pihak Keluarga tdk bersedia utk dilakukan Outopsi (Bedah Mayat) thdp Korban serta pihak keluarga menerima dan ikhlas atas kejadian tsb serta menganggap sebagai musibah. (Wan Asri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button