Pelaku Penembak Kepala Iyan Akhirnya Ditangkap Usai Buron 2 Minggu

MAKLUMATNEWS.com, Palembang— Akhirnya setelah dua minggu berlalu, pelaku penembakan pria asal Ogan Ilir bernama Iyan alias Yayan Kusnaedi (35) di Palembang, Sumatera Selatan, yang tertembak dari kepala atas sampai tembus ke kepala belakang sehingga membuat korban sekarat di Rumah Sakit (RS), pada Rabu (6/9/2023) lalu, akhirnya mulai menemukan titik terang. Pelaku akhirnya di tangkap.
Tersangka yang bernama Hendri (37) warga Jl.Faqih Usman Kel. 3-4 Ulu Kec. SU 1 kota Palembang ini melakukan penembakan dengan sadar, berawal tersangka ini memiliki dendam dengan Iyan akibat permasalahan lama sehubungan dengan Penganiayaan dan Narkoba.
Kemudian pelaku mengetahui bahwa si korban sedang berada dirumah tetangga tersangka lalu tersangka mengambil senjata api rakitan jenis Revolver berisi amunisi aktif tanpa pikir panjang, pelaku langsung menembak kepala Iyan yang sedang duduk akhirnya Iyan langsung tersungkur ke tanah tanpa perlawanan.
Setelah melakukan penembakan pelaku berhasil melarikan diri dan berhasil ditangkap saat keberadaannya terendus petugas setelah buron selama 2 minggu. diketahui bersembunyi di wilayah Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Kapolrestabes Palembang, Kombes. Pol. Harryo Sugihhartono, S.I.K., M.H mengatakan “Motifnya dendam karena adek Pelaku dikatain sebagai Bandar sabu, jadi tak terima atas tuduhan itu akhirnya membuat terkasangka melakukan penembakan itu” Jelasnya
Barang bukti yang disita, satu pucuk senjata api rakitan,tiga butir peluru kaliber 38, satu topi korban yang berlubang dan berlumpuran darah, dan satu sepeda motor yang digunakan untuk melarikan diri.
“Dalam peristiwa ini kita juga masih mengejar satu orang yang bernama Andi, kita masih mencari tau apa keterlibatan dia dalam hal ini” Ungkap kombes pol Harryo dalam konfrensi Pers . Sabtu (23/9/2023)
Hendri menjelaskan ia mendapatkan senjata api itu dari seseorang yang berinisial B ia mengatakan “saya beli senjata api itu seharga Rp. 1 juta dengan seorang yang berinisial B sekitar 1 bulan yang lalu.” Ungkap pria yang tak merasa menyesal itu.
Saat ditanya awak media, apakah ada penyesalan telah melakukan penembakan itu? Tersangka mengatakan, “Iya saya menyesal kenapa ia tidak mati, seharusnya dia harus mati, biar tambah senang saya. ” Ungkapnya sambil tersenyum sinis.
Reporter : Ardillah




