Pengasuh Siksa Dua Balita, Sudah Ketahuan Malah Kabur

MAKLUMATNEWSM.com, Palembang, —–Seorang pengasuh tega melakukan penganiaya kepada 2 balita berumur 2,5 dan 3,8 tahun dengan cara digigit.
Aksi penganiayaan tersebut terungkap oleh kedua orangtua korban setelah adanya aduan dari asisten rumah tangga mengadu dan rekaman kamera pengawas di dalam rumah bernama Ismawati (49).

Video tersebut pun viral di media sosial setelah orangtua korban memvirlakan di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku yang mengenakan baju kaos berwarna abu-abu tampak menarik kaki sang balita yang tengah terbaring di kasur tempat tidur.
Pelaku beberapa kali menggigit hingga mencubit kaki dan tangan korban dan terdengar kencang suara jeritan korban usai digigit oleh pelaku.
Kemudian pelaku membaringkan korban agar segera tidur saat masih menjerit kesakitan.
“Tidur tidur,” kata pelaku saat korban menangis.
Akibatnya, anak majikannya mengalami luka lebam membiru di bagian tangan dan kakinya akibat gigitan pelaku.
“Ini lah pudar bru ketauan kalu kaki umai biru krno digigitnyo,” tulisnya.
Menurut pengakuan ibu korban, Yora Oktaria peristiwa tersebut terjadi di rumah korban yang beralamat di Jalan Tanjung Bubuk, Lorong Fadil pada 15 Agustus 2024, sekitar pukul 15:00 WIB.
“Kejadiannya yang di CCTV itu tanggal 15 Agustus waktu itu saya lagi berangkat sama suami ke Thailand sampai tanggal 17 Agustus. Jadi waktu kejadian yang jaga anak-anak pengasuh sama ART,” ujar Yora saat dijumpai, Jumat (23/8/2024).
Bermula dari kecurigaan orangtua Yora yang melihat lebam pada tangan dan kaki RAS, kemudian diberitahu oleh ART-nya yang lain yakni Erni pada tanggal 21 Agustus kalau Ismawati menggigit anaknya.
“Kejadian pertama itu tanggal 15 Agustus terekam CCTV kamar anak saya, tapi yang lihat ada ART saya yang satunya. Waktu itu saya masih berangkat. Setelah mama curiga dan diberitahu oleh Erni ART saya yang satunya bari disitu ketahuannya,” ungkap dia.
Orangtua Yora menanyakan langsung ke pelaku setelah mengecek rekaman CCTV, namun tidak mau mengaku.
“Begitu mama tahu kalau anak saya disiksa, langsung ditanyakan ke yang bersangkutan. Tapi dia tidak ngaku,” katanya.
Setelah perbuatannya ketahuan pelaku meminta uang gajinya dan tanpa sepengetahuan penghuni rumah, pelaku membereskan barang-barang dan kabur.
“Si Wawa (Ismawati) ternyata kabur siang-siang di hari itulah naik ojek,” katanya.
Sedangkan pelaku nomor Whatsapp-nya tak bisa dihubungi lagi setelah kabur meninggalkan rumah tersebut.
“Sudah tidak aktif lagi di chat WhatsApp, ” tutupnya.
Akibat peristiwa itu kini anaknya trauma dan tidak mau jauh darinya.
Reporter : Yola Dwi R




