LIFESTYLE

Puisi Kita : Petuah Karya Kuntowijoyo

MAKLUMATNEWS.com, Jateng — Berikut ini kita sajikan sebuah puisi berjudul “Petuah” buah karya Kuntowijoyo.

 

Petuah

Langkah tidak untuk dihitung

ia musnah disapu hujan

Ketika engkau sampai pangkalan

ingatlah, itu bukan tujuan

Cakrawala selalu menjauh

tak pernah meninggalkan pesan

di mana ia tinggal

Hanya matamu yang tajam

menangkap berkas-berkasnya

di pasir, sebelum engkau melangkah

Tanpa tanda-tanda

engkau sesat di jalan

kabut menutupmu

menggoda untuk diam

Karena kabut lebih pekat dari udara

engkau bisa terlupa.

 

Profil

Mengutip badanbahasa.kemdikbud.go.id,Kuntowijoyo adalah seorang sastrawan sekaligus sejarawan dan budayawan yang lahir di Yogyakarta, 18 September 1943 dan wafat di usia 62 tahun pada tanggal 22 Februari 2005.

Dia menjadi guru besar di Jurusan Sejarah, Fakultas Sastra, Universitas Gadjah Mada. Kuntowijoyo meraih gelar doktor (Ph.D.) pada tahun 1980 dari Universitas Columbia dengan disertasi yang berjudul Social Change in an Agrarian Society: Madura 1850-1940.

Sebagai sastrawan, dia mendapatkan sejumlah penghargaan, antara lain Penghargaan Kebudayaan dari ICMI (1995) dan SAE Write Award dari pemerintah Thailand (1999).

Dia menulis puisi, cerpen, novel, naskah drama, dan telaah-telaah kritis terhadap masalah sosial, budaya, dan sejarah.

Selain sastrawan, Kuntowijoyo adalah cendekiawan muslim yang sangat diperhitungkan keberadaannya.

 

Sumber : Jateng.tribunnews.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button