Sukses Terapkan Program Peremajaan Sawit Rakyat, Pemkab Muba Jadi Contoh Bagi Daerah Lain
MAKLUMATNEWS. com, Sekayu — Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir mengatakan Kementerian Perkebunan khususnya Dirjen Perkebunan menilai upaya dan langkah yang dilakukan Kabupaten Muba dalam PSR sangat baik serta menjadi contoh bagi daerah lain.
“Partisipasi Muba terkait program peremajaan sawit rakyat telah telah sejalan dengan visi Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mendorong peningkatan produksi dan produktivitas kelapa sawit nasional,”ujarnya, Selasa (28/5/2024).
“Pelaku usaha kelapa sawit swadaya merasa sangat senang berdampak secara langsung dalam membangun kebun sangat baik serta berhasil sangat memuaskan serta dapat meningkatkan pendapatan,” kata Thoyibir.
Berjalan Baik
Sementara itu, seperti dikutip dari Antaranews.com, Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Barokoh Jaya, Supardi mengatakan sejak dilakukan PSR pada tahun 2020 peremajaan sawit yang berada di Desa Tegal Mulyo sudah berjalan dengan baik.
“Pada KUD Barokah Jaya ini menaungi 14 kelompok tani dan yang dilakukan pemanen pada hari ini terdapat 2 kelompok. Alhamduillah, panen yang dilakukan pada dua kelompok ini merupakan yang terakhir,” katanya.
Dijelaskan, jenis sawit yang dilakukan panen pada KUD Barokah Jaya merupakan jenis sawit Lonsum. Sedangkan, untuk harga TBS saat ini berkisar Rp 2.400 sampai Rp 2.600
“Dari sawit 14 kelompok tani dihasilkan 1.500 ton sawit dan bagi hasil ke petani 5 ton. Lalu peserta PSR mendapatkan Rp 4-5 jutaan. Ini merupakan langkah yang baik dalam pemberdayaan petani sawit khususnya petani rakyat,” jelasnya.
Terkait itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan melalui sejumlah kelompok tani dinilai berhasil menerapkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).




