Sumsel Gelar Konsultasi Publik Dokumen RPPEG

MAKLUMATNEWS.com,Palembang-
Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melanjutkan proses penyelesaian dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) dengan menyelenggarakan kegiatan “Konsultasi Publik Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Provinsi Sumatera Selatan”, di Hotel Aryaduta Palembang, Senin (29/08/2022).
Konsultasi publik ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Sumsel, khususnya yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam dan ekosistem gambut.Tujuan dari konsultasi publik ini adalah mensosialisasikan draf final RPPEG Provinsi Sumsel, serta untuk memperoleh masukan dan usulan dari para pihak di Provinsi Sumsel dalam penyusunan program, kegiatan, dan target RPPEG Provinsi Sumsel.
Selain itu, forum juga bersama-sama menyepakati strategi, arah kebijakan, program, kegiatan, dan target dalam RPPEG Provinsi Sumsel sebagai proses awal dalam komitmen implementasi pengelolaan gambut berkelanjutan.
Kegiatan dibuka oleh Kabid Pengendalian Kerusakan dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup, Drs Wilman SH MH mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumsel.
Dalam sambutannya Ia menyampaikan, “Dokumen RPPEG Sumsel telah disusun dalam beberapa waktu terakhir yang sudah mencakup semua pembahasan, termasuk strategi kebijakan dan program, dan pada hari ini dilaksanakan konsultasi publik untuk menerima masukan dan saran dari para pihak, terkait kandungan atau isi dokumen RPPEG Provinsi Sumsel.”
Merujuk pada Permen LHK No. 60 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penyusunan, Penetapan, dan Perubahan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG), salah satu prinsip dalam penyusunan dokumen RPPEG adalah bersifat partisipatif melibatkan para pihak. Konsultasi publik ini menjadi salah satu wadah untuk melibatkan para pihak dalam proses penyusunan RPPEG. Konsultasi publik juga dihadiri oleh Kevin Tokar, Kepala Kerjasama, Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia yang sedang melakukan kunjungan singkat di Palembang. Penyusunan dokumen RPPEG didukung oleh proyek Land4Lives, yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC).
Di Provinsi Sumsel, Land4Lives yang dilaksanakan oleh World Agroforestry (ICRAF) Indonesia, memberikan dukungan teknis pada penguatan kebijakan yang akan menjadi acuan dalam intervensi atau kegiatan yang bertujuan untuk memperbaiki tata kelola gambut dan ekosistemnya.
Dalam pernyataannya, Kevin Tokar mengemukakan, “Saya mengapresiasi terselenggaranya proses konsultasi penyusunan RPPEG. Proses ini akan membuat berbagai pihak terkait bisa bekerja sama secara inklusif dalam penyusunan dokumen.”
Lebih lanjut Kevin mengatakan bahwa “Pemulihan gambut juga harus bisa membawa manfaat bagi penghidupan masyarakat, sehingga perekonomian masyarakat bisa meningkat seiring dengan pemulihan gambut.”
Selama satu tahun, Tim POKJA Penyusunan RPPEG yang terdiri dari para pihak telah bekerja keras menyusun Dokumen RPPEG Provinsi Sumsel. Provinsi Sumsel setidaknya telah menyelesaikan 12 tahapan proses penyusunan RPPEG dan menuju beberapa tahapan di babak akhir, dimana kegiatan Konsultasi Pertama Progres Penyusunan Dokumen RPPEG Sumsel dengan Tim Direktorat PKEG, Ditjen. PPKL – KLHK telah dilaksanakan pada akhir Juni 2022, dan kegiatan Penajaman Isu Strategis telah dilaksanakan pada 20-21 Juli 2022. Selanjutnya setelah konsultasi publik ini, dokumen RPPEG akan diperbaiki kembali dan akan dikirim ke KLHK untuk direview. Hasil dari RPPEG Sumsel nantinya diharapkan dapat bersinergi dengan program-program pengelolaan lahan gambut yang lain yang sudah dijalankan oleh pemerintah dan mitra pembangunan di tingkat provinsi, kabupaten, maupun berbagai program nasional, serta terintegrasi dengan Arah Kebijakan dari RPJMD Perubahan Sumsel (2019-2023).
Kegiatan Penyusunan RPPEG Sumsel didukung penuh oleh ICRAF Indonesia, bekerjasama dengan Forum DAS Sumsel, sebagai bagian dari upaya #PahlawanGambut di Sumsel. #PahlawanGambut adalah sebuah gerakan untuk menghimpun pengetahuan, pembelajaran, pemahaman serta berbagai ide terkait pengelolaan gambut berkelanjutan oleh para penggiat, peneliti, pelaku usaha, petani dan generasi muda di Sumsel.
Reporter : Maulana




