INTERNASIONALKULINER

Kuliner India (4) : Tidak Ada Komplain dan Sanksi yang tidak Maksimal 

MAKLUMATNEWS.com, India — Menurut ahli, ada beberapa alasan mengapa makanan kaki lima di India kurang higienis.

 

Foto : Viva

 

1. Infrastruktur yang Terbatas

Fasilitas produksi dan pengolahan makanan kekurangan sumber daya untuk menjaga kebersihan, sehingga mengakibatkan kontaminasi dan berjangkitnya penyakit bawaan makanan.

Di India saja, diperkirakan terdapat 100 juta penyakit bawaan makanan setiap tahunnya, yang mengakibatkan rata-rata 120.000 kematian akibat makanan.

2. Pemalsuan Bahan Makanan yang Disengaja

Tinjauan yang dilakukan oleh FSSAI pada tahun 2022 menemukan peningkatan yang nyata dalam deteksi kasus pemalsuan bahan makanan selama bertahun-tahun, dari hanya 15% pada tahun 2012 menjadi 28% pada tahun 2019.

Deteksi masih menjadi masalah selama produsen mengabaikan persyaratan pendaftaran produk yang secara hukum wajib mereka penuhi.

3. Kemampuan Manajemen Bahaya yang Buruk

Bagi banyak perusahaan, penelusuran bahan baku sulit dan bahkan tidak mungkin dilakukan, terutama komoditas pertanian mentah.

Kurangnya pencatatan yang terstandarisasi (serta penipuan pangan yang disengaja) menghalangi produsen untuk melacak bahan-bahan tersebut kembali ke peternakan, atau bahkan pusat pemrosesan utama.

Akibatnya, produsen tidak dapat menilai potensi risiko dari bahan yang mereka gunakan, sehingga mengganggu keselamatan seluruh rantai pasokan makanan. .

Ketertelusuran sangat sulit dilakukan terutama bagi bisnis makanan skala kecil dan menengah yang memiliki margin keuntungan sangat kecil dan tidak memiliki sumber daya untuk melacak bahan-bahan tanpa mengalami kerugian.

4. Sensitivitas Harga

Sebagian besar produsen makanan dan minuman di India fokus pada pengurangan biaya agar produk mereka bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Akibatnya, banyak perusahaan tidak dapat memprioritaskan keamanan pangan sebagai pilar bisnis mereka karena hal ini dapat menghalangi mereka mencapai margin keuntungan.

BACA JUGA  Kuliner India (3) : Terjorok Tapi Laris Manis 

 

Foto : Paragram.id

 

Dikerubungi Lalat

Dikutip Hops.ID dari YouTube Narasi Newsroom pada Rabu, 17 Januari 2023, riset menyebut bahwa street food India tidak menutupi makanan mereka.

Kacaunya lagi, lebih dari 80 persen warung makanan jalanan dikerubungi lalat.

Selain itu, 74 persen street food tidak menggunakan sendok atau garpu ketika menyajikan hidangannya.

Sebanyak 98 persen pedagang enggan menggunakan sarung tangan saat meracik makanan.

Masalah kebersihan memang menjadi problem penting di India. 38 Persen warga India mencuci tangan sebelum makan, dan 30 persen sebelum menyiapkan makanan.

Konsekuensinya pun cukup menyeramkan, orang bisa terkena diare, tipus, dan pneumonia.

Ada tiga faktor yang saling berkenaan atas hal-hal tersebut yaitu:

1. Akses sanitasi yang sangat buruk

Laporan WHO dan UNICEF tahun 2017 menempatkan India sebagai negara nomor satu dengan kebiasaan buang air besar sembarangan, termasuk di dalamnya ada 344 juta orang tanpa akses rutin ke toilet.

2. Minim apresiasi kepada street food yang menjaga kebersihan

Terdengar sepele namun ternyata begitu penting. Ya, apresiasi ternyata berpengaruh besar dalam perilaku manusia untuk merubah dan menjaga suatu tindakan.

Pedagang street food India tidak dapat apresiasi dari berbagai pihak bila mereka menjaga kebersihannya.

3. Tidak ada komplain

Kenapa harus bersih, kalau perilaku jorok tidak ada yang protes?

Ya, itulah yang dirasakan oleh pedagang street food India. Selama ini tidak ada konsumen yang memprotes kebersihan mereka dalam menyajikan makanan.

Pemerintah sendiri sebenarnya sempat menerapkan standar regulasi kebersihan street food India.

Namun sayang, langkah tersebut dinilai kurang komprehensif, sebab pemerintah justru tidak melibatkan para pedagang. Pemberian sanksi juga tidak maksimal.

Meski demikian, di balik semua polemik tersebut, street food merupakan salah satu penyumbang ekonomi terbesar dalam suatu negara.

BACA JUGA  Bikin Indomie Salted Egg, Ini Resep dan Cara Bikinnya

Di India sendiri street food mewakili porsi penyumbang sektor ekonomi informal yang signifikan. (Habis)

 

Sumber bacaan :

Hops.id

Viva.co.id

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button