Ketua BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya…!

MAKLUMATNEWS.com Jakarta—– Kabar mengejutkan datang dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang. Belum genap 40 hari menjabat menggantikan Dadan Hindayana yang terjerat kasus korupsi. Kini Nanik disebut telah mengundurkan diri.
“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” tulis Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan Dirgayuza Setiawan dalam akun Instagram resminya dikutip, Rabu (22/7/2026).
Ia mengatakan, keputusan mundur dari Kepala BGN sudah disampaikan langsung Nanik S Deyang kepada Presiden Prabowo Subianto dengan alasan untuk menjalani pengobatan jantung ke luar negeri.
menurut Dirgayuza, dirinya mengenal Nanik sudah sejak lama yakni saat menjelang Pemilu 2014 lalu. Nanik, di mata Digayuza, selalu peduli terhadap kehidupan masyarakat kecil.
” Lebih dari satu dekade saya melihat satu hal yang tidak pernah berubah darinya: ia tidak bisa diam ketika melihat rakyat menghadapi ketidakadilan dan kesulitan,” ujarnya.
Selain itu, Dirgayuza bercerita sosok Nanik yang mengungkap kasus BMI Wilfrida Soik kepada Presiden Prabowo Subianto hingga kemudian Wilfrida dibela dari ancaman hukuman mati di Malaysia.
“Bu Nanik pula yang mengusulkan program becak listrik untuk para pengayuh becak lanjut usia,” imbuhnya.
Sementara itu, melalui status di akun Facebook-nya Nanik menulis ” Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat,” tulis Nanik.
” Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju,” kata Nanik.
Dia mengaku, sudah menyampaikan hal itu kepada RI 1. “Dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” ujar Nanik.
Selanjutnya, Nanik menyebut jika nanti kemungkinan Presiden RI akan membentuk Dewan Pengawas BGN ke depannya.
“Di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akutt),” ucap Nanik.



